Malang Raya

Tak Kunjung Dapat Upah, Pekerja Pembangunan Rusunawa ASN Pemkab Malang Lanjutkan Mogok Kerja

Pemogokan kerja tersebut tetap mereka lakukan, sebagai dampak dari belum dibayarnya upah kerja mereka selama tiga pekan terakhir.

Tak Kunjung Dapat Upah, Pekerja Pembangunan Rusunawa ASN Pemkab Malang Lanjutkan Mogok Kerja
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Para pekerja masih melakukan mogok kerja di Rusunawa ASN Pemkab Malang, Rabu (9/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Sekitar 75 lebih pekerja proyek Rusunawa ASN yang dibangun diatas lahan di kawasan Block Office, Kepanjen terpantau masih melakukan mogok kerja.

Pemogokan kerja tersebut tetap mereka lakukan, sebagai buntut belum dibayarnya upah kerja mereka selama 3 pekan terakhir.

Parahnya, para pekerja juga mengaku selama ini tidak pernah mendapatkan fasilitas keamanan kerja, ketika melaksanakan pembangunan rusunawa.

"Selama kerja di sini gak ada yang di kasih pengamanan," keluh Agung Prasetyo salah satu pekerja yang tetap mogok kerja di rusunawa, Rabu (9/1/2019).

Agung juga menerangkan, selama melakukan pekerjaan, hampir semua dilakukannya secara manual. Bahkan, ia juga mengaku membeli sendiri perlengkapan kerja, seperti sepatu boots.

"Hampir semua manual, harusnya pake crane tapi ini pakai tali tampar untuk nyalurin semen keatas. Pernah semen itu jatuh untungnya gak sampai kena rekan rekan di bawah," ujarnya sambil menunjuk atas bangunan.

Agung dan rekan-rekannya juga terus menanti kabar kejelasan nasib mereka untuk menerima hak upahnya, meski sudah beberapa kali sempat menghubungi pihak kontraktror. Sudah 3 pekan ini para pekerja tidak memperoleh penghasilan.

"Jangan anggap kami bodoh. Seolah olah kami orang kecil jangan seperti itu. Kami tetap nuntut hak kami. Tolong dengar aspirasi kami," ungkapnya.

Sebagai informasi, para pekerja Rusunawa ASN sudah melakukan mogok kerja dari kemarin Selasa (8/1/2019). Mereka tetap bertekad mendapatkan hak upah penghasilan selama 3 pekan. Hingga kini masih belum ada konfirmasi dari pihak kontraktor maupun subkontraktor terkait polemik telatnya pembayaran upah para pekerja.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved