Malang Raya

KONI Kota Malang Keluhkan Dana Turun jadi Rp 12,5 Miliar, Jelang Porprov Jatim 2019 ke-VI

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang keluhkan sarana dan prasarana olahraga kepada Wali Kota Malang.

KONI Kota Malang Keluhkan Dana Turun jadi Rp 12,5 Miliar, Jelang Porprov Jatim 2019 ke-VI
mochammad rifky edgar hidayatullah
Walikota Malang Sutiaji saat ditemui SURYAMALANG.COM usai melakukan pertemuan dengan KONI di Balaikota Malang, Kamis (10/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Jelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-VI di tahun 2019, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang keluhkan sarana dan prasarana olahraga kepada Wali Kota Malang Sutiaji pada Kamis (10/1/2019).

Keluhan tersebut diterima Sutiaji dalam pertemuan yang digelar di Balaikota Malang yang dihadiri oleh 47 cabang olahraga.

Sutiaji menyampaikan, keluhan itu berkaitan dengan anggaran dari Porprov yang dinilai kurang.

"Mereka mengeluhkan terkait dana dari Porprov yang sebelumnya Rp 15 miliar sekarang turun menjadi Rp 12,5 miliar. Namun, rata- rata juga berkenaan sarana- prasarana latihan, materi pembinaan dan lain sebagainya," ucap Sutiaji.

Ia menambahkan, bahwa ada pembinaan yang harus disesuaikan dengan skala prioritas dan porsi anggaran.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada cabang olahraga untuk melakukan pembinaan dengan menargetkan prioritas prestasi.

"Saya sampaikan perlu dilakukan skala prioritas. Kami tadi diminta membuat range (hitung-hitungan), karena Porprov ini dilakukan dua tahunan sekali, maka perlu dipenuhi target Runner up (tahun sebelumnya), karena kita sudah mulai dikejar Sidoarjo," terangnya.

Sutiaji meminta kepada setiap cabang olahraga harus mempunyai target pada Porprov 2019 nanti.

Seperti yang dicontohkan cabang olahraga balap sepeda yang moncer prestasi dengan enam torehan medali emas.

Tak hanya itu, terkait dengan kendala yang akan dihadapi, pihaknya akan menyediakan tempat latihan khusus kepada para atlet.

"Berkaitan dengan lahan nanti akan kita siapkan tempat khusus untuk latihan saja. Sambil ke depan kita pikirkan sport center sebagai homebase semua atlet untuk latihan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Malang Eddy Wahyono dalam sambutannya menyampaikan, kurang memadainya sarana prasarana pelatihan jadi kekhawatiran menjelang Porprov 2019.

Oleh karena itu, pada pertemuan yang digelar di Balaikota tersebut diharapkan akan mampu dijadikan sebagai ajang dialog dan konsultasi antar cabang olahraga.

"Target kami dan tujuan kami tetap, yakni akan mempertahankan posisi Runner-up," ujarnya.

Porprov Jatim 2019 ke-IV sendiri akan berlangsung pada Juli 2019 di empat Kabupaten yakni Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Tuban.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved