Kabar Tulungagung

Cara Sederhana Polres Tulungagung Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Dengan Menggandeng Tukang Becak

Tukang becak dianggap strategis untuk menyebarkan pengetahuan disiplin berlalu lintas di antara mereka.

Cara Sederhana Polres Tulungagung Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Dengan Menggandeng Tukang Becak
suryamalang.com/David Yohanes
Acara yang dikemas pemberian bingkisan kepada tukang becak, sebagai bagian dari upaya sosialisasi menekan angka kecelakaan lalu lintas Polres Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Polres Tulungagung menggandeng para tukang becak. Tukang becak dianggap strategis untuk menyebarkan pengetahuan disiplin berlalu lintas di antara mereka.

Untuk menjangkau para tukang becak ini, Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar mengemas acara sarapan bareng, Jumat (11/1/2019).

Di sela acara makan bareng ini, Kapolres juga memberikan bingkisan serta pesan kepatuhan berlaku lintas lewat pemuka agama. "Kegiatan ini bagian dari Road Safety Festival. Puncaknya nanti pada Bulan Maret," terang Tofik.

Selama ini tukang becak juga dianggap rawan terlibat kecelakaan lalu lintas. Salah satunya kebiasaan mereka saat akan berbelok yang tidak pernah memperhatikan kendaraan dari belakang.

Mereka cukup membentangkan tangan, kemudian langsung berbelok. Kebiasaan ini yang kerap membuat kendaraan dari arah belakang kelabakan. "Kami melihat mereka cukup efektif untuk menyampaikan program ini ke tingkat masyarakat bawah," sambung Tofik.

Selain tukang becak, Polres akan menggandeng kelompok milenial, khusunya pelajar dan santri. Sebab, selama ini kejadian lalu lintas didominasi kelompok produktif.

"Termasuk ke depan kami juga garap kelompok tukang ojek. Mereka bisa membantu kita menggelorakan Road Safety Fertival," ujar Tofik.

Angka kejadian kecelakaan tahun 2018 yang tercatat di Satlantas Polres Tulungagung sebanyak 922 kejadian. Dari jumlah kejadian itu, terdapat 170 korban meninggal dunia. Angka ini meningkat dibanding tahun 2017, sebanyak 161 korban meninggal dunia. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved