Kabar Surabaya

Wisnu Wardhana Berniat Ajukan Peninjauan Kembali ke MA, Jaksa Persilakan

Wisnu Wardhana dihukum tiga tahun penjara serta denda Rp 200 juta dan uang pengganti senilai Rp 1,5 miliar.

Wisnu Wardhana Berniat Ajukan Peninjauan Kembali ke MA, Jaksa Persilakan
ant
Ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014, Wisnu Wardhana. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Penasehat hukum Wisnu Wardhana, Ma'ruf Syah mengaku hendak mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Ma'ruf mengatakan, PK itu diajukan terhadap putusan kasasi fari Mahkamah Agung (MA) usai Ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014 itu dieksekusi kejaksaan.

Kini, Wisnu telah dijebloskan ke Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo.

Wisnu harus dieksekusi pasca MA menjatuhkan vonis enam tahun pidana penjara.

Menanggapi hal itu, Ma'ruf mengalu keberatan dengan putusan MA itu.

Sebab, dalam putusan itu, menyatakan Wisnu bersalah lantaran sudah menjual aset dari PT Panca Wira Usaha (PWU) yang dianggapnya tak sesuai prosedur.

Kemudian, sekitar 2013 silam saat Wisng dirinya menjabat ketua tim penjualan aset dan kepala biro aset, Ma'ruf mengaku kliennya hanya menjalankan kebijakan dari perusahaan.

Pada Kamis (10/1/2019) kemarin, Ma'ruf menyatakan kepada TribunJatim.com alasannya mengajukan PK lamtaran ada novum baru.

Menurutnya, kebijakan tak dapat diadili apalagi di hukum.

Bahkan, Ma'ruf mengaku memiliki satu troff alat bukti baru yang sayangnya tak dapat disampaikannya secara gamblang dengan alasan akan dibuka saat sidang digelar di PK.

Halaman
1234
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved