Kabar Surabaya

Wisnu Wardhana Berniat Ajukan Peninjauan Kembali ke MA, Jaksa Persilakan

Wisnu Wardhana dihukum tiga tahun penjara serta denda Rp 200 juta dan uang pengganti senilai Rp 1,5 miliar.

Wisnu Wardhana Berniat Ajukan Peninjauan Kembali ke MA, Jaksa Persilakan
ant
Ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014, Wisnu Wardhana. 

Lantas, bagaimana tanggapan dari pihak Kejati Jatim?

Menyikapi hal itu, Kepala Kejati Jatim, Sunarta justru mempersilahkan Wisnu mengajukan PK terhadap putusan MA.

Kata Sunarta, PK tak dapat menunda proses hukum yang telah berjalan.

"Ini kan hukuman penjara, silahkan, itu hak beliau, PK tak dapat menunda eksekusi, yang dapat ditunda PK hukuman mati," tegas Sunarta kepada awak media, Jumat (11/1/2019).

Sunarta berharap, Wisnu dapat menempuh jalur hukum sesuai dengan prosedur yang telah diatur.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Wisnu telah dieksekusi kejaksaan pada Kamis (10/1/2019) kemarin usai keberadaannya terdeteksi di Jalan Kenjeran Surabaya.

Lantas, Wisnu langsung dimasukan ke sel tahanan Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo.

Perlu diketahui, eksekusi tersebut adalah tindak lanjut dari putusan MA atas kasasi kejaksaan.

Wisnu Wardhana terjerat kasus korupsi pelepasan dua aset berupa tanah dan bangunan milik BUMD PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim di Tulungagung dan Kediri di tahun 2013 lalu.

Ketika proses pelepasan kedua aset tersebut, Wisnu tengah menjabat selaku Ketua Tim Penjualan Aset PT PWU dan Kepala Biro Aset.

Halaman
1234
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved