Persebaya Surabaya

Persebaya Incar Striker Lokal dan Gelandang Serang Asing Non Asia

Persebaya Surabaya sedang intens negosiasi dengan salah satu striker lokal, juga satu gelandang serang asing non Asia.

Persebaya Incar Striker Lokal dan Gelandang Serang Asing Non Asia
Instagram/otaviodutra
Otavio Dutra (kanan) saat membela Persebaya Surabaya di laga lawan PSIS Semarang di kompetisi Liga 1 2018. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Persebaya Surabaya sedang intens negosiasi dengan salah satu striker lokal, juga satu gelandang serang asing non Asia.

Kabar ini disampaikan langsung oleh pelatih kepala Persebaya, Djadjang Nurdjaman.

“Kelihatannya per hari ini semakin intens antara manajer dengan pihak-pihak yang dihubungi, pemain lokal dan asing,” terang pelatih akrab disapa Djanur itu, Sabtu (12/1/2019) usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim.

Pemain lokal yang dimaksud berposisi sebagai striker, sementara satu pemain asing di gelandang serang.

“Striker sama satu gelandang serang asing, karena itu yang kami cari,” tambah mantan pelatih Persib dan PSMS Medan tersebut.

Djanur menyebutkan, sebelumnya, pemain asing anyar yang menjadi target perekrutan adalah dua gelandang serang (satu Asia), dan satu striker Non Asia, striker tersebut akan diduetkan dengan striker lokal lain.

“Dibutuhkan dua gelandang asing beda tipe, tapi yang paling intens hari ini baru satu pemain, non Asia, yang Asia ada juga tapi belum terlalu intens,” tutur pelatih 54 tahun tersebut.

Meski sudah melakukan komunikasi secara intens, Djanur enggan menyebut nama, maupun dari klub mana.

“Namun sampai hari ini masih belum bisa sampaikan, baik nama dan sejauh mana perkembangan negosiasinya. Yang pasti pemain asing ini tidak main di Indonesia,” tambahnya.

Hingga saat ini, untuk slot pemain asing, Persebaya baru mendapatkan satu pemain, yaitu Otavio Dutra (Brasil).

Meskipun dalam waktu dekat akan mendapat suntikan pemain asing anyar, namun Djanur cukup pesimis pemain tersebut langsung bisa dimainkan di ajang Piala Indonesia hadapi Persinga Ngawi.

 “Kalau tanggal 20 an saya pesimis, tapi mudah-mudahan sampai akhir bulan bisa,” tutup Djanur.

Penulis: Khairul Amin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved