Kabar Surabaya

Traffic Light Akan Diatur Manual di Bundaran Satelit, Nyala Lampu Warna Hijau Lebih Lama

Dishub Surabaya mengatur traffic light secara manual saat kepadatan kendaraan terjadi di persimpangan Bundaran Satelit.

Traffic Light Akan Diatur Manual di Bundaran Satelit, Nyala Lampu Warna Hijau Lebih Lama
TRIBUN JATIM/LUHURPAMBUDI
Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya akan mengatur traffic light secara manual saat kepadatan kendaraan terjadi di persimpangan Bundaran Satelit. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya akan mengatur traffic light secara manual saat kepadatan kendaraan terjadi di persimpangan Bundaran Satelit.

Maksud dari Traffic Light manual adalah, durasi nyala lampu TL akan disesuaikan dengan volume kepadatan kendaraan yang terjadi di suatu persimpangan.

Artinya, durasi nyala lampu warna hijau bisa dibuat lebih lama, ketimbang nyala lampu warna merah.

Sutrisno Petugas Dishub Surabaya menerangkan, cara itu sering dilakukan pihak Dishub Surabaya untuk mengurai kemacetan lebih cepat.

Dan, mengantisipasi kepadatan volume kendaraan yang berpotensi terjadi penumpukan.

"Biasanya nyala lampu merahnya kan lama, nanti dibuat lebih cepat, atau lampu hijau dibuat lebih lama dari pada biasanya," katanya, Sabtu (12/1/2019).

Sutrisno menambahkan, Petugas Dishub melakukan rekayasa TL secara manual, melalui gardu operator TL.

Gardu operator TL itu, berbentuk kubus berwarna biru tua. Terbuat dari besi, mirip seperti brankas, hanya saja pintunya lebih dari satu.

Letaknya berada tepat di sisi barat jalan raya, bersebelahan langsung dengan jembatan underpass Bunderan Satelit yang sedang digarap oleh pekerja kontraktor.

Nantinya, lanjut Sutrisno, akan ada petugas Dishub Surabaya yang akan datang pada jam-jam tertentu untuk merekayasa TL secara manual.

Aan, petugas lapangan Dishub Surabaya yang kebetulan mendapat shift jaga Gardu Operator TL sore hari menuturkan,  kepadatan kendaraan yang paling sering terjadi sehingga membuat petugas harus merekayasa TL secara manual adalah sore hari

Lanjut Aan, jam-jam sore menjelang malam, merupakan puncak kepadatan aktivitas warga Surabaya pulang kerja.

"Sore biasanya, itu kami harus rekayasa durasi TL-nya secara manual," tandasnya.

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved