Malang Raya

32 Bangunan di Kota Malang Masuk Kategori Heritage

#KLOJEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menetapkan 32 bangunan masuk kategori heritage di Kota Malang.

32 Bangunan di Kota Malang Masuk Kategori Heritage
SURYAMALANG.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Gereja Katedral Ijen, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menetapkan 32 bangunan masuk kategori heritage di Kota Malang. Penetapan itu dilakukan oleh Walikota Malang, Sutiaji. Sutiaji memberikan sertifikat heritage kepada pihak-pihak yang mengelola 32 bangunan cagar budaya dalam apel pagi di halaman Balaikota Malang, Senin (14/1/2019).

Sutiaji mengatakan, lahirnya sertifikat penetapan sejumlah tempat kategori heritage itu sebagai bentuk kesungguhan pemerintah untuk mewujudkan Kota Malang menjadi kota heritage. Seluruh bangunan yang ditetapkan tersebut mulai dari bangunan pemerintahan, bangunan sekolah, bangunan perbankan, gereja, klenteng, dan bangunan brandweer. Rata-rata, bangunan itu ditetapkan melalui surat keputusan (SK) pada tanggal 12 Desember dan 31 Desember 2018.

"Kami lakukan dengan sistem pentahelic. Penetapan ini merupakan kesungguhan pemerintah dan masyarakat dalam hal heritage tourism, yakni menjadikan Malang menjadi kota heritage," ujarnya di halaman Balaikota Malang, Senin (14/1/2019).

Sebelum ditetapkan sebagai bangunan heritage,  Pemkot Malang bersama sejumlah statkeholder melakukan kajian. Stakeholder maupun akademisi serta budayawan turut serta andil melakukan kajian.

“Karena apapun harus berbasis scientific dan budaya," lanjutnya.

Budayawan dan arsitek di Kota Malang sudah lama menghendaki Kota Malang menjadi tujuan wisata heritage. Banyak kajian-kajian yang mereka lakukan terkait nilai-nilai sejarah dan kebudayaan di Kota Malang.

Sutiaji menegaskan, dengan mengawali adanya 32 bangunan heritage di Kota Malang, ke depannya dapat memberikan sumbangsih edukasi nilai sejarah dan kebudayaan bagi generasi muda, khususnya anak-anak muda di Kota Malang.

"Ini menunjukkan bahwa gayung bersambut. Kita mempunyai akar budaya Indonesia, terlebih akar budaya Malang, ini yang harus kita kuatkan," kata dia.

Keberadaan bangunan heritage juga harus mendapatkan perawatan yang tepat. Perawatan itu juga bagian dari upaya menjaga serta mempertahankan nilai-nilai sejarah dan budaya.

Apabila bangunan heritage tidak dijaga atau dipertahankan, Sutiaji mengatakan tidak menutup kemungkinan keberadaan bangunan heritage berubah.

Sejumlah pohon juga masuk dalam daftar kategori heritage di Kota Malang. Antara lain Pohon Trembesi, Beringin, dan Pohon Kenari. Sebagian besar pohon yang masuk kategori heritage usianya sudah sangat lama.

Sutiaji mengajak seluruh lapisan masyarakat agar terus menjaga warisan sejarah dan budaya yang berada di Kota Malang. Bukan hanya sekadar nilai investasi edukasi, keberadaan heritage juga diharapkan bisa menggerakkan perekonomian Kota Malang. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved