Kabar Surabaya

Trend Dekorasi Pernikahan 2019, Lebih Natural Dan Tak Banyak Bunga

Jika di tahun-tahun sebelumnya dekorasi pernikahan harus berhias bunga-bunga, kini sudah berubah kian tak banyak menyertakan bunga.

Trend Dekorasi Pernikahan 2019, Lebih Natural Dan Tak Banyak Bunga
suryamalang.com/Ahmad Zaimul Haq
Dekorasi meja pesta pernikahan yang tak banyak menggunakan bunga. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Memasuki tahun baru 2019, tren dekorasi wedding atau dekorasi pernikahan kian berubah semakin simpel.

Jika di tahun-tahun sebelumnya dekorasi pernikahan harus berhias bunga-bunga, kini sudah berubah kian tak banyak menyertakan bunga. Bahkan cenderung menggunakan daun-daun kering.

Stefannie Hadinata, owner Steve's Decor mengatakan, tahun 2019 ini dekorasi lebih barkonsep struktural simple.

"Sebenarnya mengikuti apa yang klien mau, dan memang trennya mereka suka bunga lebih sedikit. Jadi dekorasinya mirip western. Kalau anak-anak muda memang lebih senang yang minimalis, klasik, dengan bunga-bunga kering warna terakota," kata Panpan, panggilan akrabnya, saat acara Blissful Wedding Showcase Sheraton Hotel & Towers, Rabu (16/1/2019).

Panpan menambahkan untuk daun-daun kering itu, dia dan tim menggunakan pampas bunga-bunga kering. "Kita impor dari Tiongkok, kadang kita keringkan sendiri. Bunga-bunga kering itu memberikan kesan mininalis," tambahnya.

Sementara untuk warna, dekorasi wedding lebih banyak menggunakan warna putih atau hijau.

Andrew Junarto, Business Manager Project Art Plus menambahkan, dekorasi pernikahan 2019 memang cenderung intimate atau acara intim yang dihadiri orang-orang terdekat.

"Kalau acara wedding jaman dulu tamunya harus banyak, sekarang itu lebih bertema, intimate, dan memorable. Semuanya itu terlihat dari cake, dekor, dan gaun yang terkonsep," jelas Andrew.

Acara intim itu bisa berlangsung di mana saja, baik indoor atau outdoor with the view (dengan pemandangan).

"Namun kembali lagi kepada masing-masing orang, klient itu pasti punya mimpi. Kita paling kasih saran kalau mau acara outdoor apalagi musim hujan. Bukan tidak boleh, tapi memang harus lebih prepare misalnya tambah tenda, AC, ada poin-poin tambahan lihat situasi dan kebutuhan," tuturnya. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved