Malang Raya

Perjuangan Pokmaswas Bowele Sadarkan Nelayan Lenggoksono Hingga Orbitkan Pariwisata Kabupaten Malang

Perjuangan Pokmaswas Bowele Sadarkan Nelayan Lenggoksono Hingga Orbitkan Pariwisata Kabupaten Malang

Perjuangan Pokmaswas Bowele Sadarkan Nelayan Lenggoksono Hingga Orbitkan Pariwisata Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Anggota Pokmaswas Bowele saat memandu wisatawan di Pantai Bolu-Bolu Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, TIRTOYUDO - Keprihatinan terhadap perilaku oknum nelayan setempat, yang kerap gunakan bom ikan, racun dan cara berbahaya lainya, membuat sekelompok warga Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang terpanggil untuk lakukan perubahan.

Akhirnya, semangat kepedulian tersebut terwadahi dalam Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Bowele yang berdiri pada tahun 2009 silam.

"Nelayan waktu itu pakai potas, racun dan bom ikan saat mencari ikan. Kalau gitu terus, alam bisa rusak. Dari situ kami tergugah," beber Kasembadan salah satu sesepuh Pokmaswas Bowele.

Kasembadan bersama rekan-rekan Pokmaswas Bowele terus melakukan sosialiasi terhadap para nelayan. Tak mudah memang, tapi ia dan rekan-rekan tak menyerah. Hingga akhirnya nelayan mulai sadar dan membawa Pokmaswas Bowele mendapatkan perhargaan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI.

Pantai Lenggoksono di Kabupaten Malang Jadi Gerbang Menuju Pantai Bolu-Bolu dan Pantai Banyu Anjlok

"Kami terus lakukan sosialisasi. Langkah itu berhasil dan kami menenangkan juara 1 Lomba Pengawasan Pantai tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2010," beber pria yang akrab disapa Pakde Badan itu.

Badan menambahkan, kini anggota Pokmaswas Bowele berjumlah 40 orang. Amanat menjaga alam menjadi prioritas kelompoknya. Kini Pokmaswas Bowele bisa memperluas area konservasi Lobster di sekitar Pulau Gadung. Apalagi, pihaknya terus menggiatkan sosialisasi kepada nelayan secara rutin.

"Konservasi itu awalnya 5 hektar jadi 11 hektar. Dari Pulau Gadung sampe ke arah timur," jelas pria berusia 60 tahun.

Sementara, sebagai putra daerah desa setempat, Agung Triyono merasa terpanggil untuk menjaga kelestarian alam tempat tinggalnya. Baginya, kelestarian alam menyangkut hajat hidup generasi yang akan datang. Semangat menjaga alam tersebut didapat Agung dari mendiang ayahnya, Hari Budiyono yang berprofesi sebagai nelayan.

"Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan alam. Jadikan diri kita mengabdi untuk alam dan masyarakat," ujar Agung.

Selain menjaga kelestarian alam, Pokmaswas Bowele ingin memaksimalkan potensi desa melalui pariwisata. Kawasan Pantai Lenggoksono jadi andalan tawarkan beragam destinasi menarik. Sepeti, Pantai Banyu Anjlok, Teluk Kletakan, Pantai Bolu-Bolu dan yang terbaru, Rumah Apung.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved