Kanker Usus dan Cara Pengobatannya Menurut Dokter Made Putra Sedana

Kanker usus merupakan kanker yang menyerang daripada usus besar mulai colon hingga rectum dengan keluhan yang tidak terlalu khas.

Kanker Usus dan Cara Pengobatannya Menurut Dokter Made Putra Sedana
mayang essa
Dokter Made Putra Sedana, Sp. PD.KHOM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Dalam dan Kanker Adi Husada Cancer Center (AHCC), Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kabar duka menyelimuti dai kondang Indonesia, Nur Maulana, karena istrinya, Nur Aliyah Ibnu Hajar, mengidap penyakit kanker usus selama tujuh tahun hingga meninggal dunia.

Kanker usus merupakan kanker yang menyerang daripada usus besar mulai colon hingga rectum dengan keluhan yang tidak terlalu khas.

Hal ini disampaikan oleh dr Made Putra Sedana, Sp. PD.KHOM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Dalam dan Kanker Adi Husada Cancer Center (AHCC), Surabaya, Rabu (23/1/2019).

"Umumnya pasien datang kalau adanya penyumbatan, susah buang air besar dan perut kembung setelah itu baru ketahuan ada kanker di usus," urainya.

Made mengatakan kanker usus merupakan penyakit yang sulit di deteksi dini kecuali pada usia 40 tahun dengan metode kolonoskopi.

"Kanker usus sulit dideteksi dini dengan gejala yang tidak spesifik, oleh karenanya harus segera dilakukan pengobatan," ungkapnya.

Pengobatan atau terapi utama yang dilakukan ialah metode bedah atau operasi.

"Sebagai tambahan yaitu kemoterapi, kalau kanker berada di bawah, dekat dengan rectum tambah radiasi," urainya.

Radiasi tidak dilakukan saat sel kanker berada jauh dari rectum, karena akan berdampak bagi organ lain diantaranya hati, paru-paru dan tulang.

"Kanker usus jika tidak sampai menyebar ke organ lain dapat disembuhkan dengan tindakan bedah," tutup Dr. Made.

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved