Kabar Surabaya

Debt Collector di Surabaya Pakai Cara Kekerasan untuk Menarik Motor, Berapa Upah Debt Collector?

Debt collector sering menggunakan cara kekerasan saat menarik kendaraan yang bermasalah, seperti kasus di Surabaya ini. Berapa upah debt collector?

Debt Collector di Surabaya Pakai Cara Kekerasan untuk Menarik Motor, Berapa Upah Debt Collector?
wartakota
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Debt collector sering menggunakan cara kekerasan saat menarik kendaraan yang bermasalah.

Seperti yang terjadi di Jalan Ir Soekarno Hatta, Surabaya pada 3 Januari 2019.

Empat debt collector menarik paksa motor Nmax yang diduga bermasalah.

Kira-kira berapa upah untuk para debt collector?

Dalam kasus di Surabaya, anggota Polrestabes Surabaya menangkap Faisol (30), dan Halim (31).

Polisi masih memburu dua debt collector lain yang diduga terlibat dalam perampasan motor tersebut.

Dalam aksinya, empat debt collector itu mengincar korban dan menghentikan motor yang dikendarai pemiliknya.

Kemudian mereka menghentikan pengendara motor NMax itu dengan alasan adanya penarikan kendaraan karena kredit macet.

“Kredit motor itu memang macet. Tapi cara penarikannya yang salah,” kata AKBP Sudamiran, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (25/1/2019).

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved