Kabar Magetan

Pemkab Magetan Akhirnya Bantu Rp 100 Juta untuk Benahi Rumah Pria 87 Tahun Ini

Pemkab Magetan mengucurkan Rp 100 juta rumah Sadikun, yang ternyata seniman serba bisa. Selain sebagai pematung, dia juga pemain ketoprak.

Pemkab Magetan Akhirnya Bantu Rp 100 Juta untuk Benahi Rumah Pria 87 Tahun Ini
doni prasetyo - suryamalang.com
Bupati Magetan Suprawoto ursai bergotongroyong membangun kembali rumah Sadikun (87), lanjut usia (lansia) miskin warga Desa Sempol Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Ratusan orang dari berbagai unsur masyatakat termasuk TNI/Polri dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bergotongroyong membangun kembali rumah Sadikun (87) lanjut usia (lansia) miskin warga Desa Sempol Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Bahkan Pemkab Magetan mengucurkan anggaran Rp 100 juta untuk pembiayaan rumah Sadikun, yang ternyata seniman serba bisa. Selain sebagai pematung, dia juga dikenal sebagai penain Ketoprak dan Ludruk yang beken di zamannya.

"Saya perintahkan untuk memprioritaskan rehabilitasi rumah Pak Sadikun sampai tuntas dan bisa layak huni, dan Pemkab Magetan juga akan bantu sembako juga memasukkannya ke program keluarga harapan (PKH),"kata Bupati Magetan Suprawoto kepada SuryaMalang.com, Minggu (27/1/2019).

BERITA SEBELUMNTA • Pria Magetan Umur 87 Tahun Tinggal Sendirian di Rumah Rusak, Dua Anaknya Tak Pernah Menjenguk

Dikatakan Suprawoto, mendapat informasi ada warga lansia yang tinggal sebatangkara di rumahnya yang sudah berupa puing puing bangunan, karena sudah beberapa kali ambruk, bertahun tahun belum pernah mendapat bantuan ini, langsung perintahkan jajaran untuk ngecek kondisi rumah lansia itu.

"Saya akan cek sendiri pelaksanaan pembangunan kembali rumah Pak Sadikun, malah TNI/Polri menurunkan puluhan anggotanya untuk ikut membongkar dan membangun kembali rumah Pak Sadikun,"kata mantan Sekretaris Kementerian Informasi dan Komunikasi ini

Pembangunan rumah Sadikun yang saat ini dikerjakan puluhan anggota TNI/Polri, warga desa setempat dan jajaran Pemkab Magetan, diperkirakan selesai dan siap ditempati Sadikun kembali sekitar dua pekan mendatang.

"Rumah ini kan digambar dulu, yang awalnya menghadap ke Selatan, sekarang dibangun menghadap ke Timur. Matahari pagi cocok untuk lansia. Kita bangun secepatnya agar segera bisa ditempati, kemungkinan sepekan atau paling lambat dua pekan selesai,"ujar Bupati Suprawoto.

Menurut Suprawoto, rumah tidak layak.huni di Kabupaten Magetan jumlahnya masih banyak dan Pemkab Magetan mendaftar, mana yang harus disegerakan dan mana yang masih bisa ditunda. Salah satu dari ribuan rumah tidak layak hini yang harus mendapat prioritas milik Sadikun ini.

"Di Magetan ada sebanyak 6000 - 7000 rumah warga miskin tidak.layak huni. Tapi dari sebanyak itu, ada skala prioritas, yang perlu disegerakan. Rumah milik Pak Sadikun ini masuk berstatus segera, makanya kami perintahkan prioritas untuk rumah Pak Sadikun ini,"kata Bupati Suprawoto.

Disebutkan Suprawoto, di Magetan ada kurang lebih 6000 - 7000 rumah tidak layak hini milik warga mskin yang seluruhnya butuh penanganan segera. Namun, karena keterbatasan anggaran, Pemkab Magetan memilah milah dan mencari skala prioritas untuk mendahulukan yang perlu segera dibangun.

"Kalau dalam setahun bisa merehabilitasi 1000 unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni, seluruhnya bisa selesai dalam jangka waktu 6 - 7 tahun. Tapi semua kembali ke anggaran Pemkab Magetan, tersedia atau tidak," tandas Bupati Magetan Suprawoto.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved