Kota Batu

Masyarakat Kota Batu Masih Sulit Tinggalkan Kebiasaan BAB di Jamban

Masyarakat Kota Batu masih senang dan terbiasa membuang kotoran atau BAB dijamban tak sehat.

Masyarakat Kota Batu Masih Sulit Tinggalkan Kebiasaan BAB di Jamban
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Warga menunjukkan salah satu jamban tak sehat di Kelurahan Temas, Kota Batu. Jamban sekaligus untuk tempat mandi ini dikatakan tidak sehat karena tidak memiliki saluran khusus penampungan kotoran. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Masyarakat Kota Batu masih senang dan terbiasa membuang kotoran atau BAB dijamban tak sehat.

Hal itu terlihat masih adanya jamban tak sehat di desa dan kelurahan di Kota Batu.

Jamban tak sehat itu ialah jamban yang tidak memiliki saluran khusus penampungan kotoran. Sehingga kotoran langsung dibuang ke aliran sungai.

Oleh karena itu, tahun 2019 ini Pemkot Batu membangun 135 jambanisasi dan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) Komunal bagi warga yang lokasinya tidak terjangkau dengan jamban.

Sekertaris Dinas Kesehatan, Sri Rahati mengatakan tahun 2019 ini Dinas Kesehatan memprioritaskan program tersebut.

“Target kami agar masyarakat Kota Batu tidak buang air besar sembarangan atau open defecation free (ODF),” kata Sri kepada SURYAMALANG.COM, Senin (28/1/2019).

Ia menjelaskan lebih lanjut, untuk program jambanisasi diperkirakan akan dilaksanakan mulai bulan Februari.

Di mana dalam pelaksanaan bantuan fisik, pihaknya bekerjasama dengan cipta karya.

Dijelaskan setiap IPAL Komunal bisa digunakan oleh 50 kepala keluarga.

“Data di Dinkes itu sekitar 900 warga yang tidak memenuhi jamban sehat tersebar di 17 desa dan kelurahan di tiga kecamatan Kota Batu.”

“Sedangkan untuk masyarakat yang sudah ODF baru ada di 7 desa dan kelurahan,” imbuhnya.

Samsudin salah satu warga Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji mengatakan kalau kebiasaan BAB di jamban tidak bisa dihindari.

Namun ia berharap dari jamban yang ads saat ini, setidaknya diberi saluran Ipal.

“Rata-rata memang masyarakat yang BAB di jamban itu yang ekonominya menengah mbak.”

“Rumah bagus tapi tidak ada jamban di rumahnya. Ya kami sih berharap itu tadi dibuatkan Ipal,” kata dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved