Prostitusi Artis di Surabaya

Apakah Riri Febrianty Masuk Katalog Muncikari Prostitusi Artis? Ini Tanggapan Pengacara

Pemeriksaan terhadap artis Riri Febrianty selama sembilan jam lebih di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah rampung.

Apakah Riri Febrianty Masuk Katalog Muncikari Prostitusi Artis? Ini Tanggapan Pengacara
suryamalang.com
Tiga wanita terlihat tiba di halaman Ditreskrimsus Polda Jatim pada Selasa (29/1/2019) sekitar pukul 12.30 WIB. Salah satunya adalah seorang artis bernama Riri Febrianty. Sedangkan dua wanita lainnya merupakan temannya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemeriksaan terhadap artis Riri Febrianty selama sembilan jam lebih di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah rampung.

Riri Febrianty memilih bungkam saat sesi wawancara bersama awak media pada Selasa (29/1/2019) malam.

Bahkan, ia segera bergegas menuju mobil Toyota Kijang Innova hitam D 83 LL yang menantinya di halaman Ditreskrimsus Polda Jatim.

Pengacaranya, Reinhard Nainggolan, menyebut kliennya kooperatif dan telah menjalani pemeriksaan sebaik mungkin.

"Sudah menjawab semua pertanyaan dari penyidik, cukup kooperatif," bebernya kepada awak media, Selasa (29/1/2019).

Lalu, saat ditanya apakah benar Riri masuk dalam katalog muncikari artis dan model, Reinhard memilih enggan menjawab pertanyaan itu.

Alasannya, hal tersebut merupakan privasi kliennya.

"Mengenai apa yang ada dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan), saya kira itu privasi klien saya, tidak bisa kami jelaskan semuanya ya," lanjutnya kemudian berjalan cepat menuju parkiran mobil.

Kata Reinhard, kliennya cukup lelah usai menjalani pemeriksaan selama sembilan jam lebih.

"Klien saya juga sudah cukup lelah, sudah 10 jam di sini, jadi saya rasa sudah cukuplah," tandasnya.

"Saat ini status klien kami masih sebagai saksi," ungkapnya, Selasa (29/1/2019).

Reinhard menambahkan, ada sekitar 15 pertanyaan yang telah dijawab oleh Riri.

"Total, kurang lebih 15 pertanyaan," imbuhnya.

Namun, saat ditanya kapan rencana pemanggilan lagi, Reinhard menjawab sudah cukup sekali saja.

"Saya rasa sekali cukuplah, jangan dipanggil lagi, cukup dong, ini langsung kembali ke Jakarta," tutupnya. Pradhitya Fauzi

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved