Kota Batu

Tutupi Kekurangan PAD Sektor Retribusi, Terapkan Parkir Berlangganan

Untuk menutupi kekurangan pendapatan dari sektor PAD retribusi parkir, Pemkot Batu bakal menerapkan parkir berlangganan.

Tutupi Kekurangan PAD Sektor Retribusi, Terapkan Parkir Berlangganan
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Area parkir di Alun-alun Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Untuk menutupi kekurangan pendapatan dari sektor PAD retribusi parkir, Pemkot Batu bakal menerapkan parkir berlangganan.

Diketahui kalau setiap tahunnya sisi retribusi parkir selalu rendah, bahkan jauh dari capaian target yang ditentukan.

Hal itu dikarenakan Peraturan Daerah (Perda) parkir belum direvisi.

Saat ini masih menggunakan Perda no 10 tahun 2010, di mana disebutkan roda dua Rp 1000, roda empat Rp 2000, bus mini/truk Rp 5000, dan bus Rp 10 ribu.

Namun kenyataannya tidak sesuai dengan perda.

Contohnya kendaraan roda dua saja dikenakan tarif Rp 2000.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan penerapan parkir berlangganan ini nanti wajib bagi masyarakat kota Batu.

“Setiap tahunnya memang sisi PAD selalu ada kenaikan target. Untuk retribusi parkir kami kaji lebih dalam melalui Perda nanti. Dan menerapkan parkir berlangganan,” kata Punjul kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (29/1/2019).

Nantinya parkir berlangganan ini akan berlaku di tempat wisata, tempat parkir umum.

Setiap tempat yang berlaku untuk parkir berlangganan ini akan diberi petunjuk dengan stiker.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved