Kota Batu

Pemkot Batu Ditantang di Pengadilan Kasus Rebutan Aset Pemkot Batu

Pemilik rumah di Jalan Abdul Gani yang saat ini dijadikan rumah praktek Drg Edi Hartono tetap bersikukuh kalau tanah itu miliknya.

Pemkot Batu Ditantang di Pengadilan Kasus Rebutan Aset Pemkot Batu
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Rumah Drg Edi Hartono yang diminta dikembalikan karena aset milik Pemkot Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Pemilik rumah di Jalan Abdul Gani yang saat ini dijadikan rumah praktek Drg Edi Hartono tetap bersikukuh kalau tanah itu miliknya, bukan aset milik Pemkot Batu.

Kasi Datun Kejari Kota Batu, I Nyoman Sugiartha mengatakan pihak Kejari sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN) Pemkot Batu sudah mengirimkan surat somasi atau surat teguran sebanyak tiga kali.

Tetapi tidak digubris sama sekali, dan berbeda dari yang diharapkan.

“Terakhir kami mengirimkan somasi Juni 2018, dan pihak Kejaksaan bertemu dengan istri dari yang bersangkutan. Karena batas somasi itu tiga kali,” kata Nyoman saat ditemui di kediamannya, Rabu (30/1/2019).

Tanah rumah tersebut yang disinggahi itu merupakan aset milik Pemkot Batu.

Namun yang bersangkutan tidak mau menyerahkan tanah itu ke Pemkot Batu. Akhirnya kasus ini diserahkan ke Kejari Batu.

Nyoman menambahkan karena sudah tiga kali diberikan somasi tetapi tidak digubris, kasus ini bisa mengarah ke pengadilan.

“Yang bersangkutan itu justru menantang, dengan mengatakan kalau Pemkot Batu mau menggugat, dipersilahkan.”

“Nah saat ini kami menunggu keputusan dari Pemkot Batu,” imbuhnya.

Dari pihak Kejari Batu sudah memberikan rekomendasi ke Pemkot Batu untuk menanyakan bagaimana enaknya.

Namun hingga sekarang masih belum mendapatkan jawaban. Padahal rekomendasi itu sudah diberikan ke Pemkot Batu sejak 9 Agustus 2018.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Eddy Murtono mengatakan kalau pihaknya mengikuti keputusan dari Kejari Batu.

Ia menyatakan apabila memang Pemkot Batu harus menggugat, tentu itu akan dilakukan.

Karena Pemkot Batu juga tetap mempertahankan kalau aset itu adalah milik Pemkot Batu.

“Kami punya bukti yang kuat, kalau itu sudah diserahkan ke Pemkot Batu. Sehingga sah menjadi aset Pemkot Batu, sejak diberikan oleh Pemkab Malang,” tutur Eddy.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved