Kabar Surabaya

Video Aksi Driver Ojek Online PN Surabaya Tuai Pujian, Kapolrestabes Surabaya Buat Pernyataan

Selepas sidang Ahmad Hilmi, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan berbaur dengan massa Ojol dan memberikan kabar baik serta pujian.

Video Aksi Driver Ojek Online PN Surabaya Tuai Pujian, Kapolrestabes Surabaya Buat Pernyataan
SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul haq
Ribuan driver ojek online baik mobil dan motor menghijaukan jalan depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jl Arjuna saat menggelar aksi solidaritas mengawal kasus hukum rekan seprofesi, Ahmad Hilmi Hamdani, Rabu (30/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA  - Ribuan driver ojek online atau Ojol dan Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur 'menghijaukan' Pengadilan Negeri (PN) Surabaya di Jalan Arjuno, Rabu (30/1/2019).

Kedatangan ribuan driver ojek online atau Ojol itu bertujuan untuk memberi dukungan dan mengawal kasus hukum yang dialami Ahmad Hilmi Hamdani driver ojek online yang menghadapi kasus hukum.

Aksi ribuan driver Ojol diwarnai orasi di depan pagar Gedung PN Surabaya.

Selain melakukan orasi menuntut Bebasnya Hilmi, massa aksi juga melantunkan sholawat secara berbarengan.

Fakta Sidang Driver Ojek Online Ahmad Hilmi Hamdani, Korban Meninggal Bukan Karena Kecelakaannya

Anggota DPRD Kota Malang Protes Perihal Aksi Penyobekan Amplop Yang Dilakukan Grace Natalie

Penampakan Rumah Bu Dendy Tulungagung yang Kinclong & Mewah, Tapi Ada Lorong Kegelapan yang Unik

Kemudian disusul pembacaan Pancasila yang dikomandoi oleh seorang koordinator lapangan. Dan diakhiri dengan teriakan, "Hilmi Bebas!", secara serentak dan berulang.

Daniel Lukas Rorong, Humas PDOI Jawa Timur menuturkan, meskipun keputusan sidang kasus Hilmi masih membutuh lima kali sidang, pihaknya akan terus mengawal kasus hingga putusan hukum diketok hakim.

Namun, lanjut Daniel, pihaknya akan terus mendesak agar Hilmi memperoleh penangguhan penahanan.

"Kami akan kawal terus meski masih ada 5 sidang lagi. Hari ini kami ingin Hilmi mendapat penangguhan penahanan," katanya pada TribunJatim.com

Ahmad Hilmi Hamdani merupakan ayah dari 3 anak yang menjadi korban kecelakaan tabrakan motor dengan motor setelah ditabrak oknum marinir saat melintas di Jalan Mastrip Karang Pilang, 17 April 2018 lalu.

Achmad didakwa melanggar pasal 310 ayat 4 Undang-Undang RI nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, karena dinilai lalai dalam berkendara, hingga mengakibatkan penumpangnya, meninggal dunia.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved