Rumah Politik Jatim

Bawaslu Kabupaten Malang Sebut Isi Tabloid Indonesia Barokah Tak Memuat Unsur Pelanggaran

Bawaslu Kabupaten Malang menilai isi Tabloid Indonesia Barokah tidak memuat unsur pelanggaran.

Bawaslu Kabupaten Malang Sebut Isi Tabloid Indonesia Barokah Tak Memuat Unsur Pelanggaran
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang George Da Silva menunjukkan Tabloid Indonesia Barokah. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Badan Pengawas Pemilihan (Bawaslu) Kabupaten Malang menilai isi Tabloid Indonesia Barokah tidak memuat unsur pelanggaran.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Malang, Muhamad Hazairin menganggap tabloid bertulis ‘Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik?’ di halaman utamanya tersebut hanya memuat opini.

“Bawaslu menilai tidak ada pelanggaran terkait indikasi hoax dan sebagainya.”

“Yang saya tahu, Dewan Pers menilai itu juga bukan produk jurnalistik,” ujar Hazairin kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (31/1/2019).

Hazairin menambahkan isi dalam tulisan tabloid itu tidak menunjukkan cukup bukti memuat ujaran kebencian dan semacamnya.

“Itu tidak cukup bukti yang menjelaskan terkait dugaan ujaran kebencian atau menyudutkan satu capres,” beber Hazairin.

Hazairin tidak bisa berspekulasi lebih gamblang menganalisa fenomena penyebaran tabloid yang sempat ditengarai menyebar di sejumlah pesantren di Kabupaten Malang.

“Soal itu, kami tidak melakukan kajian sampai di situ. Kami hanya mendapat instruksi awal tentang penyebarannya seperti apa.”

“Belum ada nama-nama pasti soal siapa yang mengirim,” tandasnya.

Sebagai informasi, Bawaslu Kabupaten Malang menemukan Tabloid Indonesia Berkah yang terkirim melalui Kantor Pos pada Jumat (25/1/2019).

Berkas berupa tumpukan tabloid itu awalanya disinyalir mengandung konten hoax yang rawan menimbulkan perpecahan tersebut dikirim melalui Kantor Pos.

Kabarnya, tabloid tersebut dikirim dari Bekasi. Namun, ketika di cek alamat dan kantor redaksi yang menerbitkan, tidak ada alamat yang sesuai.

Kala itu, sekitar  35 Eksemplar tabloid Indonesia Barokah telah tersebar di Kecamatan Karangploso.

Sejauh ini tabloid tersebut sudah ditarik dari peredaran.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved