Prostitusi Artis di Surabaya

Vanessa Angel Masuk Rumah Sakit, Bagaimana Status Penahananya?

Vanessa Angel walaupun kini menjalani perawatan medis di kamar Anggrek 04 Rumah Sakit Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso Surabaya.

Vanessa Angel Masuk Rumah Sakit, Bagaimana Status Penahananya?
Tribun Jatim
Vanessa Angel 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur memastikan penahanan terhadap Vanessa Angel walaupun kini menjalani perawatan medis di kamar Anggrek 04 Rumah Sakit Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan surat perintah penahanan terhadap Vanessa Angel yang semuanya sudah ditandatangani oleh pihak terkait secara resmi diterbitkan pada Kamis (31/1/2019) pukul 14. 50 WIB.

"Surat perintah penahanan terhadap
seorang wanita bernama VA (Vanessa Angel) yang sekarang berada di rumah sakit sudah dipindahkan dari ICU ke ruang Anggrek dalam perawatan, secara resmi kita melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan," ungkapnya di Mapolda Jatim, Kamis (31/1/2019).

Barung Mangera memaparkan dasar penahanan tersangka Vanessa Angel yakni kasus UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 27 ayat 1 tersangkut dugaan penyebaran konten yang bermuatan pornografi yang terungkap dari perkara prostitusi online. Adanya surat perintah penahanan itu berarti yang bersangkutan secara formil yuridis sudah dilakukan penahana oleh pihak Kepolisian Polda Jatim.

"Walaupun material yuridisnya yang bersangkutan tidak berada di sel tahanan tetapi karena situasi dan kondisinya kini berada di ruang perawatan RA Bhayangkara," ungkapnya.

Dijelaskannya, pertimbangan Polda Jatim mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap Vanessa Angel lantaran yang bersangkutan sudah dipindah dari ICU ke ruang perawatan.

"Kepolisian juga memiliki azas kemanusian kesehatan dipertimbangkan. Kondisi kesehatan VA (Vanessa Angel) sudah membaik," jelas Barung Mangera.

Ditambahkannya, penundaan penahanan itu karena kondisi kesehatan Vanessa Angel drop hingga pingsan saat pemeriksaan selama 12 jam di ruangan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Padahal, administrasi surat perintah penahanan saat itu berlaku terhitung mulai pukul 15.00 WIB
Rabu 30 Januari 2019.

"Penundaan penahanan karena mempertimbang kemanusian dan kesehatan tapi kami pastikan yang bersangkutan ditahan," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved