Kota Batu

Pemkot Batu Bagikan Abate dan Brosur tentang Demam Berdarah Dengue

Puluhan obat Abate dan brosur (leaflet) yang berisikan tentang DBD dibagi-bagikan untuk pengunjung di Balai Kota Among Tani, Kota Batu.

Pemkot Batu Bagikan Abate dan Brosur tentang Demam Berdarah Dengue
sany
Puluhan obat Abate dan brosur (leaflet) yang berisikan tentang DBD dibagi-bagikan untuk pengunjung di Balai Kota Among Tani, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Puluhan obat Abate dan brosur (leaflet) yang berisikan tentang demam berdarah dengue (DBD) dibagi-bagikan untuk pengunjung di Balai Kota Among Tani, Kota Batu.

Masing-masing mendapatkan satu secara gratis. Aksi bagi-bagi ini sebagai upaya pencegahan kasus demam berdarah.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Batu, Sri Raharti mengatakan sampai Januari ini kasus DBD masih 0 kasus.

"Nah obat pembunuh jentik nyamuk yang kami berikan ke masyarakat ini salah satu cara pencegahan. Kami memberikan pemahaman agar masyarakat tahu bagaimana pencegahan agar tidak terjangkit DBD," kata Sri, Jumat (1/2/2019).

Selain itu dalam brosur itu dijelaskan bahwa tahun 2019 ini merupakan puncak siklus serangan DBD. Pihaknya juga meminta agar masyarakat melakukan 3M plus. Yaitu memperhatikan kebersihan dengan menguras kamar mandi, menutup genangan air, dan mengubur sampah.

"Yang mau boleh minta di front office Balai Kota. Memang kami bagi percuma ke masyarakat, bagi-bagi ini sampai stok habis. Kami sudah siapkan 10 kilogram abate, yang kami taruh di plastik," imbuhnya.

Seperti yang diketahui Tahun 2016 tercatat 119 pasien DBD dan 690 pasien Demam Dengue, tahun 2017 tercatat 19 pasien DBD dan 97 pasien Demam Dengue. Tahun 2018 tercatat DBD sebanyak 0 pasien dan Demam Dengue sebanyak 11 orang dan bulan Januari 2019 tercatat DBD 0 pasien dan Demam Dengue 2 orang pasien.

Selain itu, para pejabat Pemkot Batu juga diajak untuk hidup sehat. Dengan bersih-bersih area Alun-alun Batu dan Pasar Batu. Sebanyak 100 pejabat turun tangan untuk bersih-bersih. Ada tiga titik, yakni di Balai Kota Among Tani, area Pasar Besar, dan Alun Alun Batu.

Mereka membawa peralatan mulai dari sapu lidi, cikrak, pengeruk, dan yang lainnya yang digunakan untuk membersihkan area jalan, selokan, sampah, dan tempat lain. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved