Kota Batu

Kota Batu Belum Miliki Payung Hukum CSR, Pembahasan Sempat Ditolak oleh Pemkot Batu

Kota Batu masih belum memiliki payung hukum untuk Corporate Social Responsibility (CSR). Padahal payung hukum dalam bentuk Perda ini sangat dibutuhkan

Kota Batu Belum Miliki Payung Hukum CSR, Pembahasan Sempat Ditolak oleh Pemkot Batu
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Koridor lampu dan hiasan apel di Jalan Pattimura, Kelurahan Temas, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Kota Batu masih belum memiliki payung hukum untuk Corporate Social Responsibility (CSR). Padahal payung hukum dalam bentuk Perda ini sangat dibutuhkan untuk jalannya program CSR.

Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Nurrohman mengatakan, dulu Perda CSR Kota Batu sempat dibahas. Kemudian dimasukkan ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

Namun gagal di bahas dan ditetapakan karena tidak ada persetujuan dari eksekutif.

Mengapa Aneka Varietas Buah Apel Tumbuh Subur di Kota Batu? Ternyata Ada Peran Gunung Arjuno

Daftar Hotel di Kota Batu yang Memiliki Panorama Indah dan Kolam Renang yang Memanjakan Mata

Di Balai Kota Among Tani Ternyata Ada Perpustakaan Milik Pemkot Batu, Yuk Intip Kelebihannya Guys!

"Tahun 2019 ini masuk lagi didaftar propemperda. Insyaallah masuk prioritas kedua dalam agenda pembahasan nantinya," kata Nurrohman, Minggu (3/2/2019).

Menurutnya CSR itu sebagai bentuk kepedulian perusahaan atau pengusaha terhadap masyarakat.

Sehingga sangat diharapkan setiap perusahaan melakukan program CSR sebagai wujud integritas dan sinergitas pengusaha. Terutama dalam proses pembangunan daerah.

"Pemkot Batu kan sudah memberikan ruang serta kemudahan investasi. Dari kami berharap ada timbal balik yang positif bagi pemerintah dan masyarakat," sambungnya.

Oleh karena itu, pentingnya Perda CSR ini untuk memperjelas dan tentunya melindungi dari beberapa pihak yang terlibat dalam program CSR. Sejauh ini yang sudah menjalankan program CSR ialah Dinas Lingkungan Hidup Batu. Dengan menggandeng beberapa perusahaan untuk mempercantik tampilan Kota Batu.

Semisal membuat taman di Jalan Pattimura yang menggandeng Bank Jatim dalam program CSR. Terlihat di pedestrian di Jalan Pattimura, Kota Batu sedang dibuat bangunan rangka besi berwarna putih sepanjang 90 meter dengan tinggi 2 meter.

Bangunan itu dibuat untuk menyambut wisatawan yang masuk ke Kota Batu. Di atas bangunan itu ada apel berukuran besar yang nantinya akan dihias dan dipercantik dengan lampu.

Apel berwarna hijau kombinasi itu menunjukkan jika kota Batu merupakan kota dengan hasil pertanian Apel.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Arif As Siddiq mengatakan program CSR itu sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2018.

"Pengerjaannya baru dimulai tahun 2019 ini. Dan target selesai bulan Februari ini. Ini juga upaya kami untuk mempercantik tampilan Kota Batu," kata Arief.

Dikatakannya pemilihan lokasi di Jalan Pattimura ini jalan tersebut merupakan pintu masuk ke Kota Batu. Tujuannya agar mempercantik tata kota dan menambah kenyamanan masyarakat. Dengan menunjukkan kekayaan alam yang dimiliki Kota Batu.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved