Kabar Pamekasan

Diterjang Angin Kencang Disertai Hujan Deras Porak Porandakan Pamekasan Madura

Rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang disertai hujan deras. Atap rumah warga, paling banyak mengalami kerusakan dan kandang ternak

Diterjang Angin Kencang Disertai Hujan Deras Porak Porandakan Pamekasan Madura
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Sejumlah bangunan roboh akibat angin kencang disertai hujan deras yang terjadi di Kabupaten Pamekasan Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang terjadi di Kabupaten Pamekasan, Senin (4/2/2019), merusak sejumlah bangunan. Di antaranya, beberapa rumah warga, masjid, Gedung Islamic Centre dan gedung perkuliahan IAIN Madura

Gedung Islamic Centre mengalami kerusakan di sejumlah jendela karena kacanya pecah karena tidak di tutup rapat dan di terpa angin kencang hingga menyebabkan 15 kaca jendela di lantai dua pecah.

Kejadian tersebut sempat membuat panik jamaah yang hadir di dalam gedung yang sedang menghadiri acara 'Istigosah Kubro Untuk Keselamatan Bangsa dan Pembekalan Relawan JKSN Pamekasan Untuk Pemenangan Jokowi-Ma'ruf'.

Saat itu, kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa sedang berlangsung.

"Awalnya hanya gerimis disertai mendung. Tiba-tiba hujan deras, petir dan disertai angin kencang menerjang dan memecahkan kaca jendela Islamic Centre. Pecahnya kaca jendela tidak bersamaan, tapi bergiliran, sehingga membuat jamaah yang hadir pada acara tersebut panik," ujar Satuki, salah satu warga.

Tak hanya itu, Rumah-rumah warga di Desa Panguan, Kecamatan Larangan, juga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang disertai hujan deras. Atap rumah warga, paling banyak mengalami kerusakan dan kandang ayam juga ada yang roboh.

"Atap genteng atau asbes juga ada yang rusak. Ada yang dibawa terbang sampai ke tengah sawah. Kandang ayam juga ada yang roboh," kata Sunairi, Staf Kantor Kecamatan Larangan Pamekasan.

Tak hanya bangunan rumah yang terkena imbas dari angin kencang, di kampus IAIN Madura, tower radio kampus roboh karena diterjang angin kencang.

Menurut salah satu mahasiswa, Umam, besi tower merusak empat ruang perkuliahan di bagian atap. Beruntung tidak ada mahasiswa atau karyawan serta dosen yang tertimpa bahan bangunan.

Sedangkan, di Desa Ceguk, sebuah kuba masjid berlantai dua, ikut ambruk karena tertiup angin kencang. Plat aluminium tipis, ikut berterbangan ke udara dibawa angin.

"Waktu kejadian, melihat plat kubah sudah mirip layangan. Namun rangka besinya tidak sampai ambruk ke tanah," tutur Wildan, warga setempat.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved