Rumah Politik Jatim

Khofifah Targetkan 80 persen Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin Di Eks Karesidenan Madiun

Acara deklarasi JKSN eks Karesidenan Madiun, dihadiri masa muslimat NU dari Madiun, Ngawi, Ponorogo, Magetan hingga Pacitan.

Khofifah Targetkan 80 persen Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin Di Eks Karesidenan Madiun
suryamalang.com/Fatimatuz Zahro
Khofifah Indar Parawansa saat memberikan arahan di acara Deklarasi JKSN di wilayah eks karisidenan Madiun, di GOR Wilis, Selasa (5/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), Khofifah Indar Parawansa menargetkan perolehan suara hingga 80 persen untuk calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 di wilayah eks Karisidenan Madiun.

Hal itu disampaikan Khofifah saat menghadiri deklarasi JKSN se-Keresidenan Madiun di GOR Wilis, Kota Madiun, Selasa ( 5/2/2019).

"Dari seluruh deklarasi JKSN di Jawa Timur, hari ini adalah deklarasi yang muntas. Subhanallah luar biasa, mudah-mudahan menjadi viral. Saya lihat ada semangat yang luar biasa dari JKSN eks Karesidenan Madiun.
Ketua JKSN pusat tolong dijaga stamina ini,"katanya.

Gubernur Jawa Timur terpilih ini mengatakakan, pada siang itu, ia juga ditemani para kiai dari berbagai daerah di Jawa Timur. Di antaranya dari  Bondowoso, Jember, Bangkalan, Lamongan, Kediri, Tulungagung, Probolinggo.

Kedatangan para kiai ini, kata Khofiah, untuk memberikan semangat dan optimisme bahwa perolehan suara Jokowi-Ma'ruf di eks kerisdenan Madiun bisa mencapai 80 persen.

"Kalau disini kan targetnya 80 persen ya, eks Karesidenan, tadi kan tak tanya targetnya 80 persen. Dan itu jamaah lho, peserta yang punya target, itu artinya akan memotivasi mereka, eks Karesidenan Madiun target mereka 80 persen. Saya hadir disini untuk memaksimalkan itu," kata Khofifah.

Acara deklarasi JKSN eks Karesidenan Madiun, dihadiri masa muslimat NU dari Madiun, Ngawi, Ponorogo, Magetan hingga Pacitan. Kepada para muslimat NU, Khofifah, berpesan agar memilih calon pemimpin dari kalangan NU, yakni Kiai Ma'ruf Amin.

"Saat ini ada pimpinan NU yang sedang mencalonkan wakil presiden. Untuk itu saya tanya panjenangan kalau ada pintu kenapa lewat jendela. Kalau yang ada nomer satu kenapa pilih yang nomer dua," imbuhnya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved