Kabar Surabaya

Mengenal HGP Rusdi Efendi AR, Peraih Anugerah Penghargaan Lifetime Achievment Award HPN 2019

H Gusti (P) Rusdi Efendi AR mendapat penghargaan Lifetime Achievment Award atas jasanya selama berkiprah di dunia pers selama lebih dari 40 tahun.

Mengenal HGP Rusdi Efendi AR, Peraih Anugerah Penghargaan Lifetime Achievment Award HPN 2019
suryamalang.com/Bobby Constantine Koloway
H Gusti (P) Rusdi Efendi AR, Peraih Anugerah Penghargaan Lifetime Achievment Award HPN 2019 di Kota Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -  H Gusti (Pangeran) Rusdi Efendi Abdul Rahman mendapat Penghargaan Lifetime Achievment Award pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Sabtu (9/2/2019) di Grand City, Surabaya. H Gusti (P) Rusdi Efendi AR mendapat penghargaan ini atas jasanya selama berkiprah di dunia pers selama lebih dari 40 tahun terakhir.

Anugerah Penghargaan Lifetime Achievment Award merupakan apresiasi yang diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kepada tokoh media nasional yang selama ini telah berkiprah mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri media di Indonesia. Begitu pula dengan  H Gusti (P) Rusdi Efendi AR yang menggunakan lebih dari separuh usianya untuk berkiprah di dunia pers.

HG (P) Gusti Rusdi Efendi AR adalah pendiri Banjarmasin Post Grup, koran besar di Pulau Kalimantan. Saat ini, Banjarmasin Post juga berada di bawah Tribun, jaringan grup media terbesar di Indonesia yang ikut menaungi media regional di masing-masing daerah. Harian Surya sebagai koran regional yang berbasis di Jawa Timur juga berada satu grup di bawah naungan Tribun.

Kepada Harian Surya, pria yang kini menjadi Pimpinan Umum Banjarmasin Post ini  lantas menceritakan awal mula ia terjun ke dunia pers. ”Kami kali pertama terjun di dunia pers di usia 30 tahun,” kata Rusdi yang kini berusia 76 tahun ini ketika ditemui Harian Surya di sela puncak peringatan HPN di Surabaya, Sabtu (9/2/2019).

Sebelum akhirnya sukses di bidang media, H Gusti Pangeran Rusdi Effendi AR pernah mencoba peruntungan di bidang lain. Di antaranya dengan melamar di bank, meskipun tidak diterima. Ia juga bercerita  pernah bergabung dalam grup dekorasi pengantin.

Hingga akhirnya alumnus Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat ini menagmbil peruntungan di dunia pers. Ia berani mengambil langkah ini berbekal pengalamannya di Pers Mahasiswa. Pria kelahiran 8 Mei 1942 ini dahulunya aktif di Ikatan Pers Mahasiswa.

Lantas, alasan apa yang mendasari Rusdi masih konsisten di dunia pers hingga saat ini? ” Alasannya sederhana. Kami ingin menjadikan ini sebagai ladang pengadian kepada masyarakat luas,” jawab Rusdi sambil tersenyum.

Ia menegaskan, peluang usaha di pers tak akan mati. Sebaliknya, pers akan tumbuh subur selaras dengan perkembangan zaman. Oleh karenanya, ia masih cukup optimis bahwa media konvensional tetap memiliki pembaca yang loyal dari generasi ke generasi

Meskipun ia tak memungkiri, bahwa bisnis media massa, khususnya media cetak memang mengalami pasang surut. ”Tidak masalah dengan adanya gempuran berbagai media online atau pun elektronik lainnya. Kita meyakini bahwa kita masih tetap dibaca orang,” tegasnya.

”Presiden Joko Widodo pun juga bilang bahwa media konvensional akan terus berkembang. Sehingga, tak ada alasan untuk patah arang,” lanjut pria yang hobi mengumpulkan uang logam dari berbagai negara ini.

Namun, untuk tetap bertahan, pers harus menjaga konsistensi dan profesionalitas. ”Harus proporsional, berimbang, dan transparan. Hal itu yang harus menjadi kekuatan kita,” kata pria yang juga menjadi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalimatan Selatan ini.

Penghargaan ini pun semakin meneguhkan semangat Rusdi berkiprah di dunia pers. ”Saya berterimakasih kepada PWI yang telah menganugerahkan kepada saya. Hal ini menjadi bukti pengabdian kami kepada pers,” katanya.

”Kami pada dasarnya tidak mengharapkan penghargaan, sebab kami berprinsip pada pengabdian terhadap masyarakat secara luas. Oleh karena itu, sejak muda kami memilih mengabdi kepada pers,” pungkas kelahiran Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved