Kabar Jember

Kesaksian Guru dari Jombang ketika Empat Temannya Terseret Ombak di Pantai Payangan, Jember

Empat guru dari Jombang terseret ombak besar Laut Kidul saat bermain air di Pantai Payangan, Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu, Jember, Minggu.

Kesaksian Guru dari Jombang ketika Empat Temannya Terseret Ombak di Pantai Payangan, Jember
suryamalang.com/Sri Wahyunik
Pencarian survivor guru asal Jombang di Pantai Jember dilanjutkan tim SAR dan TNI AL serta relawan warga. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Empat guru dari Jombang terseret ombak besar Laut Kidul saat bermain air di Pantai Payangan, Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu, Jember, Minggu (10/2/2019).

Mereka adalah Yanik Susanti, Yuda Mahardika, Nur Zakia Ismawati dan Ahmad Hasanudin Masskur.

Yanik Susanti selamat. Sedangkan Zakia dan Yuda bisa ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia, dan Hasan sampai Senin (11/2/2019) masih dicari.

Berikut ini kesaksian teman rombongan mereka, Muhajirin Halifudin dan Risqi, dua guru Bimbingan Konseling (BK) asal Jombang

Saat kejadian itu, keduanya memilih naik bukit di sisi pantai.

Sejumlah temannya yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten Jombang bermain air laut.

"Tidak mandi, ya main-main air begitu. Awalnya ombak kecil. Tidak semua ikut main air. Ada yang ngopi, duduk di pasir, dan saya milih naik ke bukit karena air laut kok keruh," kata Muhajirin Halifudin yang ditemui SuryaMalang.com di markas Polsek Ambulu.

Sebanyak 22 guru MGBK Jombang berwisata ke Jember setelah menggelar Pameran Pendidikan tahun 2019 di Auditorium Undar Jombang pada 21 - 22 Januari lalu.

"Ya maunya kita tasyakuran dengan berwisata karena sukses menggelar edu-fair itu. Yang jadi panitia kan kami dari MGBK," tutur Muhajir.

Berwisata ke Jember sebagai pilihan. Tiga lokasi menjadi pilihan yakni Puslit Kopi dan Kakao, Pantai Papuma, dan Teluk Love.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved