Malang Raya

Korban Cabul Diduga Dilakukan Oknum Guru SD Di Kota Malang Lebih Dari 20 Anak

Dalam pertemuan sejumlah orangtua wali murid yang menangis ketika menceritakan kembali pelecehan seksual yang dialami anak-anaknya.

Korban Cabul Diduga Dilakukan Oknum Guru SD Di Kota Malang Lebih Dari 20 Anak
Tribunnews.com
Ilustrasi. 

Bahkan ada anak yang dibekap oleh IM demi memenuhi hasrat seksualnya. Namun anak itu berhasil melepaskan diri dari bekapan setelah menggigit tangan pelaku.

Selain itu, ada juga dua orang anak yang disuruh memegang alat kelamin pelaku. Kedua pelaku lantas disuruh mengonani kemaluan pelaku.

“Ada ibu-ibu yang anaknya mengalami kelakuan yang parah. Mereka menangis menceritakan itu,” tegas si ibu sembari geleng-geleng kepala.

Kata si ibu, pelaku kerap mengincar korban yang berasal dari kelas rendah seperti kelas 1 atau 2. Pasalnya mereka tidak berani melapor dan tidak mengetahui apa dampak dari perilaku yang dilakukan pelaku.

Dari 20 orangtua wali murid yang diundang ke sekolah, ia mengasumsikan ada 20 anak juga yang menjadi korban. Bahkan angka itu bisa lebih.

Dengan temuan fakta seperti itu, si ibu heran tidak ada tindakan tegas dari pihak sekolah. Pasalnya, perilaku IM membahayakan masa depan anak-anaknya. Pelaku merupakan guru baru di SDN Kauman 3. Ia masuk ke SD sejak semester ganjil pada Agustus 2018.

Dari keterangan yang didapat Suryamalang.com di lapangan, sudah sejak Agusutus itu pelaku melakukan perbuatan bejatnya.

Keterangan itu didapat dari informasi bahwa ada seorang anak yang mengaku mendapat perilaku pelecehan seksual sejak pelaku masuk dan mengajar di SDN Kauman 3.

Dalam pertemuan itu, pihak sekolah mengaku telah melaporkan perilaku salah satu gurunya itu ke Dinas Pendidikan Kota Malang. Setelah laporan itu masuk, pihak Dinas Pendidikan Kota Malang menonaktifkan pelaku. “Iya, katanya di non aktifkan,” imbuhnya.

Namun si ibu masih merasa tidak puas. Ia pun berencana untuk melaporkan kejadian itu ke polisi agar pelaku mendapatkan ganjaran yang setimpal, tidak sekadar sanksi non aktif.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved