Malang Raya

Pemkot Malang Klaim Hemat Rp 52 Miliar Berkat Perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Kepala Barenlitbang Kota Malang Erik Setyo Santoso menjelaskan, angka Rp 52 miliar itu berdasarkan kajian naskah akademis Barenlitbang Kota Malang.

Pemkot Malang Klaim Hemat Rp 52 Miliar Berkat Perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Balai Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Upaya penataan kelembagaan atau perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) oleh Pemkot Malang diklaim akan menghemat anggaran hingga Rp 52 miliar.

Saat ini, masih dilakukan fase konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri oleh Pansus Perangkat Daerah didampingi Pemkot Malang.

Kepala Barenlitbang Kota Malang Erik Setyo Santoso menjelaskan, angka Rp 52 miliar itu berdasarkan kajian naskah akademis Barenlitbang Kota Malang.

Nantinya, anggaran yang dihemat akan dimanfaatkan pada penetapan pagu indikatif. Erik menerangkan, prioritas anggaran itu akan masuk dalam prioritas pembangunan RKPD tahun berjalan.

“Arahnya ke layanan langsung kepada masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” ujar Erik, Senin (11/2/2019).

Ditegaskan Erik, right sizing atau penataan ulang lembaga merupakan hal yang wajar. Katanya itu adalah hal biasa di dalam visi dan misi kepala daerah.

“Itu siklus lima tahunan yang dituangkan dalam RPJMD. Salah satu konsekuensinya penataan perangkat daerah,” katanya.

Dalam menapai visi dan misi, dibutuhkan kendaraan. Kendaraan yang sesuai itu kata Erik dituangkan dalam OPD.

Akademisi Universitas Brawjiaya yang mengajar di Fakultas Adminstrasi Publik, Oscar Radyan Danar Phd menerangkan, konteks reformasi administrasi tidak bisa berjalan maksimal tanpa penataan kelembagaan.

“Pentaan kelembagaan wajib untuk proses reformasi birokrasi,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved