Kabar Surabaya

Taktik Muis Memberi Durian Lantas Sikat Motor Pedagang Kopi di Surabaya

M Muis (30), warga Desa Klaban Kabupaten Sumenep Madura menukar buah durian dengan motor milik penjual kopi di kawasan Gayungan Kota Surabaya.

Taktik Muis Memberi Durian Lantas Sikat Motor Pedagang Kopi di Surabaya
suryamalang.com
MALING MOTOR - M Muis (30), warga Desa Klaban Kabupaten Sumenep, Pulau Madura menukar buah durian dengan motor milik penjual kopi di kawasan Gayungan, Kota Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - M Muis (30), warga Desa Klaban Kabupaten Sumenep, Pulau Madura menukar buah durian dengan motor milik penjual kopi di kawasan Gayungan, Kota Surabaya.

Tersangka membawa kabur motor Honda Vario warna Hitam Nopol M 3284 XA milik M Mursid (31) warga Desa Bukabu Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Iptu Philips R. Ropung menjelaskan kejahatan ini bermula saat tersangka berpura-pura sebagai pedagang durian di samping warung kopi milik korban.

Tersangka mendekati korban dengan cara memberikan buah durian. Padahal tersangka bukan pedagang durian melainkan membeli buah itu berharga Rp 40 ribu.

"Tersangka menawarkan durian itu ke korban untuk dicicipi disaat korban lengah lalu meminjam motor itu yang beralasan untuk mengecek temannya sesama pedagang durian di tempat lain," ungkapnya, Senin (11/2/2019).

Philips mengatakan korban tidak curiga lantaran lapak durian berada di samping warung.

Setelah puas menyantap buah durian dari pemberian itu, beberapa saat korban mulai cemas lantaran tersangka tidak kunjung mengembalikan motor miliknya.

Sontak, korban mendatangi lapak pedagang durian itu yang ternyata tersangka bukanlah pedagang durian. Korban pun melaporkan kejadian penipuan dan penggelapan ini ke Polsek Gayungan.

"Berbekal keterangan korban mengenai ciri-ciri motor kami memperoleh informasi tersangka kabur keluar dari Kota Surabaya ke arah timur," jelasnya.

Philips memaparkan pihaknya bekerjasama dengan anggota Polisi di Polres jajaran untuk memastikan keberadaan tersangka di Jember. Tersangka bahkan sempat akan menjual motor hasil kejahatan itu ke anggota Polisi setempat.

"Tersangka akhirnya kami tangkap saat hendak menjual motor hasil kejahatan itu di Jember Jawa Timur," jelasnya.

Tersangka Muis mengaku sudah berniat membawa kabur motor milik korban untuk memperoleh uang dari penjualan motor tersebut. Namun belum sempat menjual motor hasil kejahatannya itu tersangka keburu tertangkap.

"Ya karena terpaksa tidak punya uang untuk keperluan biaya kebutuhan hidup," tukas tersangka.

Kini tersangka mendekam di sel jeruji besi Polsek Gayungan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved