Kota Batu

Tumpas Semeru Polres Batu, Tangkap 21 Tersangka Pengedar Dan Pengguna Narkoba

Setiap masyarakat harus lebih waspada dan mengawasi di daerah sekitarnya. Diharapkan jika ada yang mencurigakan segera melapor ke pihak kepolisian.

Tumpas Semeru Polres Batu, Tangkap 21 Tersangka Pengedar Dan Pengguna Narkoba
suryamalang.com/Sany Eka Putri
Para tersangka hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 sejak 26 Januari sampai 6 Februari saat rilis di Polres Batu, Senin (11/2). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Polres Batu menangkap 21 tersangka dari 14 kasus, Senin (11/2). 14 kasus itu terdiri dari 5 kasus Narkotika dan 9 kasus obat keras berbahaya (okerbaya).

Sedangkan 21 tersangka itu 19 laki-laki dan 2 orang perempuan. Total barang bukti sabu-sabu ada 7,48 gram dan ganja 12,7 gram. Sedangkan untuk okerbaya jenis pil dobel L ada 25.189 butir.

Kasat Reskoba Polres Batu, ABP Subijanto mengatakan, dari 21 tersangka ini 4 tersangka dari residivis kasus yang sama. "Mereka ada yang pemakai dan pengedar. Kasus ini hasil dari Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 sejak 26 Januari sampai 6 Februari," kata Subijanto saat rilis di Polres Batu, Senin (11/2).

Dari 14 kasus ini di antaranya tersangka perempuan Pika (29) dan DW (29) diringkus di Jalan Samadi, Kelurahan Pesanggrahan dengan barang bukti 1 paket sabu seberat 0,58 gram. Tersangka berasal dari kota Malang ini merupakan pengguna dan juga pemakai narkoba. 

Dari kasus ini juga ada dari Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Kasembon. Rinciannya tersangka DS (21) dengan barang bukti 187 butir pil dobel L, ditangkap bersama rekannya PP (20) dengan barang bukti 455 butir pil dobel L.

Tersangka ada yang dikenai pasal 197 uu 36 tahun 2009, lalu pasal 114 subsider 112 uu 35 tahun 2009. "Rata-rata dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun," imbuhnya.

Sementara salah satu di antara mereka mengaku melakukan itu karena untuk memuas nasfu dahaga saja. "Gak papa, ya memuas dahaga saja," kata salah satu tersangka narkoba.

Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi menambahkan, setiap masyarakat harus lebih waspada dan mengawasi di daerah sekitarnya. Ia berharap jika ada yang mencurigakan segera melapor ke pihak kepolisian.

"Silahkan melapor jika mengetahui rekannya, atau teman kerjanya yang memakai atau menjadi pengedar narkoba. Tentu kami melindungi hak pelapor," imbuhnya. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved