Kabar Tuban

Baru Sepekan Kerja Menambang Batu Kapur, Pria di Tuban Tewas Tertimpa Dua Batu Kumbung

Pria tersebut meninggal dunia tertimpa dua batu kumbung saat bekerja di tambang kapur di Dusun Mbokgede, Desa Jadi Kecamatan Semanding, Tuban.

Baru Sepekan Kerja Menambang Batu Kapur, Pria di Tuban Tewas Tertimpa Dua Batu Kumbung
mohammad sudarsono
Sukoco (35), asal Dusun Jati, Desa Grabagan Kecamatan Grabagan, Tuban, meninggal dunia tertimpa dua batu kumbung saat bekerja di tambang kapur di Dusun Mbokgede, Desa Jadi Kecamatan Semanding, Tuban, Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Nasib nahas dialami oleh Sukoco (35), asal Dusun Jati, Desa Grabagan Kecamatan Grabagan, Tuban.

Pria tersebut meninggal dunia tertimpa dua batu kumbung saat bekerja di tambang kapur di Dusun Mbokgede, Desa Jadi Kecamatan Semanding, Tuban, Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Seorang operator derek yang menaikkan batu kumbung dari dasar tambang ke permukaan, Sumarto mengatakan, korban belum lama bekerja, diperkirakan baru satu pekan.

Warga setempat itu menjelaskan, saat kejadian berlangsung, korban berada di bawah menata batu kumbung berukuran besar yang biasa dijadikan untuk pondasi rumah. Batu kumbung ditata rapi di ancak atau baket.

Setelah tertata rapi, ancak yang berisi sembilan batu itu diderek ke atas dengan ketinggian sekitar 15 meter. Namun saat tarikan baru naik sekitar 7,5 meter, dua batu kumbung jatuh dan menimpa kepala Sukoco.

"Ya dua batu kumbung jatuh mengenai Sukoco, yang tujuh masih terus naik hingga ke permukaan. Saya juga tidak tahu kalau korban masih berasa tepat di bawah batu yang naik," ujar Sumarto di lokasi.

Sementara itu, Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo menyatakan, kecelakaan laka kerja di tambang milik Kasmu yang juga warga setempat itu masih dalam pengembangan.

Untuk luka yang dialami korban yaitu luka robek 15 cm di bagian kepala, selain itu Sukoco juga patah tulang leher sehingga nyawanya tidak tertolong.

"Ya korban tertimpa dua batu kumbung yang akan dibawa naik ke atas permukaan, hingga meninggal dunia," ujar Desis.

Saat disinggung mengenai sisi hukum keberadaan tambang dan apakah pemilik bisa terjerat pidana, Desis menjawab hal itu masih didalami.

Sebab, untuk bisa sampai pada proses hukum itu juga diperlukan gelar perkara dulu.

"Kalau itu masih kita dalami, tidak bisa langsung cepat menetapkan tersangka juga," pungkasnya.

Sekadar diketahui, setelah batu kumbung naik ke atas permukaan lalu diangkut di truk yang sudah menunggu. Kemudian diantar ke tempat yang memesan atau yang dituju.

PETA - Desa Jadi Kecamatan Semanding, Tuban

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved