Kabar Blitar

Jadi Korban Kampanye Hitam, KRPK Gelar Aksi Damai Ajak Masyarakat Berdemokrasi Sehat Di Blitar

Dalam aksi itu, mereka mengajak masyarakat untuk mewujudkan demokrasi sehat yang bebas dari KKN, fitnah, sara dan black campaign.

Jadi Korban Kampanye Hitam, KRPK Gelar Aksi Damai Ajak Masyarakat Berdemokrasi Sehat Di Blitar
suryamalang.com/Samsul Hadi
Massa KRPK menggelar aksi damai menolak kampanye hitam lewat medsos di perempatan Lovi, Kota Blitar, Selasa (12/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Sekelompok orang yang tergabung dalam Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) menggelar aksi damai di perempatan Lovi, Kota Blitar, Selasa (12/2/2019). Dalam aksi itu, mereka mengajak masyarakat untuk mewujudkan demokrasi sehat yang bebas dari KKN, fitnah, sara dan black campaign.

Para peserta aksi berorasi sambil membawa poster di tengah jalan. Mereka mengingatkan masyarakat, menjelang pilpres dan pileg rawan terjadi konspirasi hukum dan konspirasi politik. Sering kali ditemui fakta di lapangan, para politikus berusaha meraih simpati masyarakat dengan cara kurang bijaksana.

Sekarang, para politikus memanfaatkan media sosial untuk melancarkan kampanye hitam. KRPK menemukan beberapa dugaan kampanye hitam melalui media sosial. Malah, KRPK juga menjadi korban kampanye hitam melalui media sosial.  "Kami juga menjadi korban kampanye hitam melalui media sosial," kata Korlap Aksi, Rudi Handoko usai berorasi.

Rudi mengatakan, belum lama ini beredar video aksi ribuan massa KRPK yang telah diedit dan disebarluaskan melalui YouTube dan WhatsApp tanpa izin. Video aksi ribuan massa KRPK itu telah diedit oleh orang tak bertanggungjawab untuk mendukung salah satu capres.

"Video itu merugikan organisasi kami. Kami masih melakukan investigasi beredarnya video itu dan akan melaporkan ke Bawaslu," ujar Rudi.

Dia meminta masyarakat agar tidak terpengaruh dengan beredarnya video itu. Dia juga mengajak masyarakat untuk menghindari kampanye hitam, fitnah, sara dan politik uang. Dia mengajak semua masyarakat ikut mewujudkan pemilu bersih dan demokrasi yang sehat.

"Mari kita sama-sama mewujudkan demokrasi sehat dan jujur yang bebas dari kampanye hitam, sara, fitnah dan KKN," kata Rudi. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved