Kabar Surabaya

Penyebab Kebakaran Rumah Di Griya Kebraon Surabaya Diduga Karena Charge Handphone

Diduga, penyebab kebakaran dikarenakan pemilik rumah tergesa-gesa berangkat takziah sehingga lupa mencabut Handphone yang di charge.

Penyebab Kebakaran Rumah Di Griya Kebraon Surabaya Diduga Karena Charge Handphone
suryamalang.com/Mohammad Romadoni
Kobaran api membakar rumah milik H Rusma di Griya Kebraon Tengah Karangpilang Kota Surabaya semalam. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Si jago merah menghanguskan bangunan rumah milik H. Rusman (58) di Perumahan Griya Kebraon Tengah Karangpilang Kota Surabaya, Senin (11/2/2019) semalam. Diduga, penyebab kebakaran dikarenakan pemilik rumah tergesa-gesa berangkat takziah sehingga lupa mencabut Handphone yang saat itu dalam kondis di charge.

Pemilik rumah, Rusman mengatakan, Handphone itu di charge di dalam ruangan kamar yang berada di bangunan blok T28 persis di samping rumah utama.

"Tadi itu Handphone masih di charge di dalam kamar sehingga kemungkinan terbakar diatas kasur," ungkapnya ditemui di lokasi kejadian kebakaran.

Rusman menjelaskan, saat terjadi kebakaran penghuninya tidak ada di rumah. "Nggak ada orang di rumah ini tadi masih takziah ke tetangga," ujarnya sembari membersihkan sisa puing kebakaran di depan rumahnya.

Novita warga setempat mengatakan, kebakaran terjadi saat hujan gerimis di sekitar lokasi kejadian. Ia melihat api menyala kemerahan persis di depan rumahnya. Ketika itu ia berada di ruang tamu mendengar suara kebakaran. "Ya tadi warga panik berupaya memadamkan api memakai air seadanya," terangnya.

Kepala Bidang Operasional Dinas Damkar Surabaya, Bambang Vistadi menambahkan, kebakaran ini diketahui warga saat api sudah membesar. Peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Namun seluruh bagian depan bangunan rumah ludes terbakar.

"Pemilik rumah lupa mencabut HP diatas kasur diduga korsleting sehingga memicu kebakaran," ujarnya.

Kebakaran ini nyaris merembet ke bangunan rumah yang berada di sampingnya. Kobaran api bahkan sempat membakar atap bangunan rumah di dekat lokasi kebakaran. Namun pemadam kebakaran Pemkot Surabaya bisa secepat mungkin mengisolasi titik api sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan lainnya.

"Ada 16 unit mobil kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, petugas kami datang tepat waktu sehingga bisa mencegah kebakaran tidak sampai merembet," tutur Bambang. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved