Malang Raya

Komnas PA: Oknum Guru Diduga Pelaku Cabul Siswi SD Di Kota Malang Bisa Diancam Hukuman Kebiri

Jika IM terbukti melakukan kejahatan seksual terhadap 20 siswi SD secara berulang-ulang, maka tersangka dikenakan hukuman tambahan kebiri (kastrasi).

Komnas PA: Oknum Guru Diduga Pelaku Cabul Siswi SD Di Kota Malang Bisa Diancam Hukuman Kebiri
suryamalang.com/Benni Indo
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait dalam keterangan persnya mengatakan, kalau IM diduga pelaku pedofil di SDN Kauman 3 Kota Malang bisa terancam hukuman 20 tahun penjara, bahkan seumur hidup.

“Sebagaimana dimaksud dalam ketentuan pasal 81 ayat (1), ayat (2) junto 76 D atau pasal 82 ayat (1), ayat (2), junto 76 E UU RI Nomor 35 Tahun 2014, serta UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, IM, guru SD Kauman 3 di Kota Malang terancam 20 tahun pidana penjara bahkan hukuman seumur hidup,” ujarnya, Rabu (13/2/2019).

Arist menyayangkan perilaku IM yang tidak sesuai dengan profesinya sebagai seorang guru.

Ia mengatakan, seorang guru seyogyanya menjadi panutan, dan garda terdepan melindungi  murid-muridnya dari kejahatan seksual  dan kejahatan kemanusiaan.

Ajakan Bibi Ardiansyah Jenguk Vanessa Angel di Hari Valentine, Minta Kado KFC dan Obat Nyamuk

Update Kondisi Vanessa Angel, Mulai dari Berat Badan yang Cuma 39 Kg Hingga Sempitnya Sel Penjara

2 Kasus Mojokerto: Calon Menantu & Mertua Bertindak Terlalu Jauh - 2 Pria Coba Perkosa Tukang Pijat

VIDEO - Menegangkan! Detik-detik Warga Gresik Hanyutkan Keranda Mayat ke Kali Lamong

Berdasarkan adanya temuan kasus pelecehan seksual, kata Arist, berdasar ketentuan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 bahwa perbuatan IM  merupakan kejahatan luar biasa  atau extraordinary crime yang disetarakan dengan tindak pidana narkoba, korupsi dan terorisme. Maka penegakan hukumnya juga harus luar biasa.

"Jika IM terbukti melakukan kejahatan seksual terhadap 20 orang muridnya  secara berulang-ulang,

maka tersangka IM dikenakan hukuman tambahan berupa kebiri (kastrasi) dengan cara suntik kimia", ujar Arist.

Arist menaruh kepercayaannya kepada Unit PPA Polres Malang Kota dalam upaya mengusut kasus.

Ia juga mendorong agar polisi menangkap dan menahan IM untuk  dimintai pertanggungjawaban hukumnya.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved