Malang Raya

MCW Tolak Usulan Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan DPRD Kota Malang

Mobil dinas yang saat ini digunakan pimpinan DPRD masih layak digunakan. Lebih baik, anggaran dipakai untuk memfasilitasi kepentingan publik.

MCW Tolak Usulan Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan DPRD Kota Malang
TribunJatim.com/Aminatus Sofya
Aksi MCW menolak usulan pengadaan mobil dinas pimpinan DPRD Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, MALANG - Malang Corruption Watch (MCW) menolak pengusulan pengadaan mobil dinas untuk empat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang senilai Rp 5,08 miliar.

"Sejauh ini peran DPRD Kota Malang hasil PAW tidak berjalan optimal dalam melaksanakan fungsinya. Mulai dari fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan," kata Koordinator MCW, Fahruddin, Rabu (13/2/2019).

Ia menambahkan, mobil dinas yang saat ini digunakan pimpinan DPRD masih layak digunakan. Lebih baik kata dia, anggaran dipakai untuk memfasilitasi kepentingan publik.

"Pengadaan kendaraan tersebut telah mencederai kepentingan publik Kota Malang," katanya.

Fahruddin mendesak agar usulan pengadaan mobil dinas untuk empat pimpinan DPRD Kota Malang dibatalkan. Sebagai gantinya, anggaran tersebut dapat dialihkan untuk kepentingan masyarakat Kota Malang melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2019 mendatang.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Fransiska Rahayu Budiwiarti mengatakan, pengusulan pengadaan mobil dinas dilakukan pada 2018 lalu. Ia sebagai anggota DPRD Kota Malang hasil PAW tidak tahu menahu terkait usulan pengadaan tersebut.

"Anggaran itu telah direncanakan dalam KUA-PPAS 2018 jauh sebelum kami menjabat jadi anggota dewan sekarang," katanya.

Menurut dia, anggaran sebesar Rp 5,08 miliar digunakan untuk pengadaan satu mobil Toyota Hybrid, tiga Toyota Camry dan satu mobil Hiace. Setelah dihitung kembali, untuk membeli lima mobil tersebut hanya dibutuhkan dana sebesar Rp 3,1 miliar saja.

"Uang sisa pengadaan itu nanti akan dimasukkan ke SILPA. Mobil ini belum masuk masa lelang," ujarnya.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved