Kabar Blitar

Penipu Mobil Milik Warga Surabaya Terancam Dicoret Dari Daftar Caleg Kota Blitar

KPU juga menunggu surat pemberitahuan dari partai terkait kasus hukum yang menjerat caleg tersebut yang terlibat kasus pidana.

Penipu Mobil Milik Warga Surabaya Terancam Dicoret Dari Daftar Caleg Kota Blitar
suryamalang.com/Samsul Hadi
Gambar Yanuar Febrianto yang tercatat sebagai caleg Partai Golkar nomor urut empat dapil Sukorejo terpajang di daftar caleg tetap yang dipasang di halaman kantor KPU Kota Blitar, Rabu (12/2/2019 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Yanuar Febrianto (25), pelaku penipuan mobil milik warga Kota Surabaya terancam dicoret dari daftar calon legislatif (caleg) Kota Blitar. Tetapi, pembatalan status caleg Yanuar oleh KPU Kota Blitar menunggu kasusnya berkekuatan hukum tetap.

Selain itu, KPU juga menunggu surat pemberitahuan dari partai terkait kasus hukum yang menjerat caleg tersebut. "Sampai hari ini belum ada laporan dari partai terkait masalah itu. Kami juga menunggu proses hukumnya sampai inkrah dulu," kata Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Blitar, Mashudi, Rabu (12/2/2019).

Seperti diketahui, Yanuar Febrianto saat ini tersandung kasus penipuan dan penggelapan mobil. Yanuar sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Blitar Kota. Yanuar tercatat sebagai caleg dari Partai Golkar nomor urut empat untuk dapil Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Mashudi mengatakan, sesuai mekanisme ada dua faktor yang bisa membatalkan status caleg. Yaitu, yang bersangkutan meninggal dunia dan berhalangan tetap karena tersangkut kasus pidana. Untuk caleg yang tersangkut masalah pidana, proses pembatalannya harus menunggu kasusnya berkekuatan hukum tetap terlebih dulu.

Setelah kasusnya berkekuatan hukum tetap, KPU akan memproses pembatalan status caleg yang bersangkutan. Tetapi, pembatalan status caleg tidak mengubah surat suara saat pencoblosan berlangsung. Foto caleg yang sudah dibatalkan tetap terpasang di surat suara.

"Kalau ada yang mencoblos caleg yang sudah dibatalkan suaranya akan masuk ke partai. Tapi, kami tetap menunggu proses hukumnya selesai dulu," ujar Mashudi.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Blitar Kota akhirnya menangkap Yanuar Febrianto (25), warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Yanuar merupakan pelaku penipuan mobil dengan korban Rizqi Mahendra (31), warga Kota Surabaya.

Yanuar membawa kabur dua unit mobil milik Rizqi. Yaitu, Honda CRV dan Nissan Grand Livina. Polisi sudah menyita satu unit Nissan Grand Livina yang dibawa kabur pelaku. Selain Rizqi, juga ada satu korban lain yang melapor ke polisi terkait aksi penipuan Yanuar. Total ada dua korban penipuan Yanuar yang sudah melapor ke polisi.

Ketua DPD Golkar Kota Blitar, Moh Hardi Usodo mengakui kalau Yanuar merupakan Caleg dari Partai Golkar. Yanuar tercatat sebagai Caleg Partai Golkar nomor urut empat untuk dapil Kecamatan Sukorejo. Dodok, panggilan akrab Moh Hardi Usodo juga mengaku sudah mendengar kabar kasus penipuan yang dilakukan Yanuar.

"Saya sudah dengar kabar itu. Tapi, kami tetap memakai azas praduga tak bersalah. Selama belum ada keputusan inkrah dari pengadilan, kami juga belum bisa mengambil sikap," kata Dodok. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved