Kabar Trenggalek

Produsen Dan Pemasok Serta Penyandang Dana Miras Maut Trenggalek Diamankan Polisi

Mereka terdiri dari satu produsen miras, pengedarnya, penyandang dana dan dua pengoplos. Para pelaku ditangkap di berbagai tempat berbeda.

Produsen Dan Pemasok Serta Penyandang Dana Miras Maut Trenggalek Diamankan Polisi
suryamalang.com/David Yohanes
Pera tersangka miras maut tewaskan empat orang Watulimo Trenggalek diamankan Polisi. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Polres Trenggalek menangkap lima orang yang memfasilitasi pesta minuman keras (miras) di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Mereka terdiri dari satu produsen miras, pengedarnya, penyandang dana dan dua pengoplos. Para pelaku ditangkap Senin (11/2/2019) di berbagai tempat berbeda.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S mengatakan, produsen miras ini adalah Hadi Suwito (46), warga Desa Janti, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. "Kami juga menyita berbagai alat untuk meracik miras palsu dari rumah pelaku," kata Didit.

Dijelaskan Didit, tersangka meracik miras di kandang sapi di belakang rumahnya. Polisi menemukan dua drum plastik waga biru ukuran besar, untuk meracik bahan miras. Bahan dasar yang digunakan adalah alkohol jenis metanol yang dibeli dari toko kimia.

Metanol adalah jenis alkohol yang tidak boleh dikonsumsi manusia. Metanol ini kemudian dicampur dengan air mineral dan miras, seperti Vodka atau Whisky.

"Kami sita juga ratusan botol miras bermerek. Botol-botol ini nantinya diisi miras palsu dan dijual layaknya miras yang asli," terang Didit.

Pelaku kedua adalah Sugiono (38), asal Desa Wonosari, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri yang berperan sebagai pengedarnya.

Pelaku ketiga adalah Samsul Anam (57) warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek sebagai penyandang dana.

Didit mengungkapkan, awalnya Samsul memesan miras kepada Sugiono. Sugiono kemudian menyampaikan pesanan itu ke Hadi agar diracikkan.

Setelah selesai diracik, Sugiono mengantarkan miras racikan ini kepada Samsul. Oleh Samsul, miras kemudian diserahkan ke dua tersangka lainnya, Arik Setiawan (33) dan Rudi Sukamto (29), warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.

"Oleh dua orang ini miras dari Samsul kemudian dioplos lagi dengan Coca Cola dan Green Sands," tambah Didit.

Oleh Arik dan Rudi, miras yang sudah dioplos ini kemudian dibagikan para korban, pada Jumat (8/2/2019) malam.

Setelah mengonsumsi miras ini sejumlah korban meninggal dunia. Mereka adalah Novian (30) alias Ovi, Endro (34) dan Hariyadi (45).

Namun versi warga, ada satu korban meninggal yang tidak dilaporkan, yaitu Kasim. Sedangkan sejumlah korban dirawat karena mengalami gangguan penglihatan. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved