Kabar Lamongan

Warga Salatiga Ditemukan Meninggal Dalam Mobil Saat Parkir Di Terminal Ngimbang Lamongan

Dari hasil pemeriksaan dokter diketahui kalau korban meninggal dunia karena kekurangan oksigen dan karena serangan jantung.

Warga Salatiga Ditemukan Meninggal Dalam Mobil Saat Parkir Di Terminal Ngimbang Lamongan
surya/tribunnews.com
Ilustrasi temuan mayat 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Warga Ngimbang Lamongan dibuat gempar dengan ditemukanya seorang pengemudi tewas dalam mobil yang parkir di terminal.

Korban diketahui bernama Nurhasan (41) warga Tingkir, Salatiga, Jateng yang meninggal dunia dalam mobil Daihatsu Zebra dengan nopol AD 8867 QA, Selasa (12/2/2019) pukul 23.00 WIB. Korban meninggal dunia di dalam mobil dengan posisi duduk didepan kemudi mobil yang dikendarainya.

Salah satu warga Desa Ngimbang, Parno mengatakan, sebelum ditemukan meninggal ada saksi yang melihat mobil Daihatsu Zebra itu masuk ke Terminal Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Mobil langsung parkir di Terminal dengan posisi kaca depan kanan dibuka sekitar 2 sentimeter. "Saya waktu itu tahu saat akan menggelar dagangan mainan anak-anak di area terminal," katanya.

Dikatakan Parno, pihaknya melihat adanya kendaraan tersebut parkir di area terminal dan melihat korban dalam keadaan tertidur. "Sepertinya sopir sedang istirahat," katanya.

Ternyata hingga malam, Parno masih melihat mobil tersebut terparkir di terminal Ngimbang.  Penasaran, Parno akhirnya mencoba mendekati mobil dan saat dibangunkan tidak ada respon apapun.

Akhirnya saksi memberitahu dua saksi lainnya, Subari dan Aditya kalau kendaraan tersebut telah parkir dari jam 15.00 serta pengemudi tertidur di dalamnya.  Merasa curiga, kedua saksi inipun mendekat dan melihat ada orang yang tertidur di dalam mobil dengan posisi duduk, kondisi mesin mati serta kaca mobil terbuka kurang lebih 2 sentimeter.

"Subari dan Aditya berusaha membangunkan korban dengan cara mengetuk pintu mobil namun tidak ada jawaban, " ungkapnya.

Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke petugas kepolisian. Petugas kepolisian yang datang ke Terminal Ngimbang juga berusaha membangunkan korban namun tetap tidak ada respon.

Polisi kemudian berusaha untuk membuka pintu mobil, namun terkunci dari dalam sehingga polisi pun  meminta bantuan tukang kunci. Setelah pintu berhasil dibuka, baru bisa dipastikan bahwa korban telah meninggal dunia

"Tidak ada tanda - tanda bekas penganiayaan apapun," kata Kapolsek Ngimbang, AKP Fadelan.

Petugas langsung membawa korban ke RS Ngimbang untuk dilakukan pemeriksaan awal, dan dari hasil pemeriksaan dokter diketahui kalau korban meninggal dunia karena kekurangan oksigen dan karena serangan jantung.

Tim medis, kata Fadelan, juga tidak menemukan adanya tanda tanda penganiayaan. Petugas berusaha untuk menghubungi keluarga korban melalui handphone.

Atas kejadian tersebut keluarga korban dapat menerima musibah dengan ikhlas, dan korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Salatiga.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved