Kabar Trenggalek

DPRD Trenggalek Umumkan Pengunduran Diri Bupati Emil Elestianto Dardak

Surat pengunduruan diri Bupati Emil Elestianto Dardak diserahkan bersamaan dengan pelantikannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

DPRD Trenggalek Umumkan Pengunduran Diri Bupati Emil Elestianto Dardak
suryamalang.com/David Yohanes
Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Lamudji. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Paripurna, untuk mengumumkan pengunduran diri Bupati Emil Elestianto Dardak, kamis (14/2/2019). Surat pengunduruan diri Emil diserahkan bersamaan dengan pelantikan sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Lamudji mengatakan, setelah pengumuman ini pihaknya akan menyampaikan hasil rapat paripurna ini ke Menteri Dalam Negeri, melalui Gubernur Jawa Timur.

"Nantinya Menteri Dalam Negeri akan mengeluarkan surat keputusan. Selanjutnya baru rencana mengangkat Mas Ipin (wakil bupati) sebagai bupati definitif," kata Lamudji.

Sebelumnya, Wakil Bupati Trenggalek M Nur Arifin harus mengundurkan diri dari jabatannya. Saat ini, Gus Ipin, panggilan akrabnya, masih menjabat wakil bupati namun menjalankan tugas-tugas bupati.

Setelah pengunduran dari wakil bupati, DPRD akan melakukan pembahasan lewat badan musyawarah (Bamus). Bamus yang akan memutuskan rencana pengangkatan bupati definitif.

"Prosesnya sama, diusulkan ke Menteri Dalam Negeri lewat gubernur, baru kemudian dilakukan pelantikan," sambung Lamudji.

Mengacu pasal 173 ayat (6) Undang-undang nomor 10 tahun 2016, tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, DPRD punya waktu 10 hari untuk mengajukan permohonan pelantikan bupati.

Permohonan ini akan masuk ke Gubernur, dan paling lama lima hari harus sudah disampaikan ke Menteri Dalam Negeri. Jika lebih dari total tenggat waktu 15 hari itu, maka Menteri Dalam Negeri secara otomatis akan menerbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan wakil bupati menjadi bupati.

"Setelah bupati definitif diangkat, proses selanjutnya adalah pemilihan wakil bupati. Jadi prosesnya masih panjang," tutur Lamudji.

Seperti diketahui, pasangan Emil dan Gus Ipin diusung oleh PDI Perjuangan, Demokrat, PAN, Gerindra, Golkar dan PPP. Partai-partai tersebut yang akan mengajukan nama-nama bakal calon wakil bupati.

Nama-nama yang diusulkan kemudian dilakukan pemilihan oleh para anggota DPRD. "Sejauh ini partai-partai pengusung sepertinya belum ada pembahasan ke arah sana," pungkas Lamudji. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved