Malang Raya

Polisi Kerja Keras Dapatkan Bukti Untuk Tetapkan Tersangka Kasus Pedofilia Kota Malang

Saat ini polisi sedang mendalami pemeriksaan terhadap saksi korban. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban.

Polisi Kerja Keras Dapatkan Bukti Untuk Tetapkan Tersangka Kasus Pedofilia Kota Malang
suryamalang.com/Benni Indo
Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Polres Malang Kota bekerja keras untuk mendapatkan bukti kuat kasus pedofilia yang terjadi di SDN Kauman 3. Bukti itu akan digunakan petugas untuk mengamankan IM, diduga pelaku pedofilia.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan, saat ini polisi sedang mendalami pemeriksaan terhadap saksi korban. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban.

Hasil visum nantinya akan menjadi barang bukti untuk menetapkan tersangka. Di sisi lain, Komang menghimbau agar para orangtua yang keberatan melapor langsung ke polisi, bisa mengabari polisi.

“Kalau misalnya tidak ada pelaporan, kami kesulitan menindaklanjuti meskipun saat ini sudah ada dua orang yang melapor,” katanya, Kamis (14/2/2019).

Hal itu dilakukan kepolisian untuk bisa mendapatkan keterangan sebanyak-banyaknya. Keterangan dari para orangtua wali murid yang menjadi korban akan membantu polisi untuk mengungkap kasus pedofilia.

“Pada prinsipnya untuk korban masih trauma, dan belum mau diperiksa. Sehingga kami menyampaikan kepada orangtua korban, agar kapan ada waktu untuk bisa diambil pemeriksaan. Kami juga tidak bisa memaksa untuk diperiksa. Jika tidak berkenan ke kantor, bisa jemput bola ke rumah. Tapi karena masih trauma, maka kami menunggu,” ungkap Komang.

Untuk menetapkan tersangka, ada beberapa langkah yang harus dilalui kepolisian. Pertama adalah melakukan pemeriksaan terhadap korban, lalu mengarah ke saksi. Kemudian mengetahui hasil visum dan mengarah ke terlapor.

“Kami ketahui dulu keadaan korbannya sehingga seperti itu faktanya. Bukan kami tidak mau melangkah ke terlapor, tapi harus ada alur yang kami lewati,” terangnya.

Sejauh ini jumlah pelapor sudah dua orang. Korban yang melapor juga didampingi orangtua.  Polisi juga akan bekerjasama dengan perwakilan dari Pemkot Malang agar bisa mendampingi korban ketika pemeriksaan.

Dari dua orang yang melapor, satu korban telah dilakukan visum di RS Saiful Anwar Kota Malang. Saat ini polisi tengah menunggu hasil visum meluar.

“Hasil visum nanti bisa mengarah ke terlapor. Kami tidak menampik kemungkinan ketika cukup alat bukti akan dinaikkan ke penyidikkan bahkan ke arah penetapan tersangka,” paparnya.

Di sisi lain, polisi juga mewanti-wanti, jika memang benar ada rapat internal membahas perilaku IM, tidak menutup kemungkinan sekolah dan komite sekolah turut diperiksa.

“Kami juga akan perdalam ke sekolah dan komite jika memang ada rapat internal sebelumnya yang membahas perilaku si pelaku ini, terkait dugaan pencabulannya. Tentu pihak sekolah akan kami mintai keterangan sebagai saksi. Yang jelas, adanya laporan menjadi pintu masuk pengusutan kasus ini,” tutup Komang.

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved