Malang Raya

Bertemu Ketua Komnas PA, Ortu Korban Pelecehan di SD Kauman 3 Kota Malang Singgung Soal Biaya Visum

Dua ibu korban dugaan pelecehan kepada siswa SDN Kauman 3 Kota Malang bertemu dengan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait

Bertemu Ketua Komnas PA, Ortu Korban Pelecehan di SD Kauman 3 Kota Malang Singgung Soal Biaya Visum
SURYAMALANG.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengunjungi SDN Kauman 3, Kota Malang, Senin (18/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dua ibu korban dugaan pelecehan kepada siswa SDN Kauman 3 Kota Malang bertemu dengan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, Senin (18/2/2019).

Pertemuan itu berlangsung selama 30 menit di sebuah tempat.

“Saya ceritakan semua, termasuk kronologisnya,” jelas XY, sebut saja seperti itu kepada SURYAMALANG.COM.

Pertemuan berlangsung pagi hari sebelum Arist ke SDN Kauman 3 dan ke Mapolres Malang Kota.

Ia menyatakan, Arist salut karena keberanian ortu berani melaporkan.

Ia menyatakan agar ortu tetap semangat untuk memperjuangkan anak-anak.

Di pertemuan itu juga disampaikan soal kendala jika harus visum.

Sebab harus membayar sendiri sekitar Rp 1 jutaan di RS. Beda perlakuan jika di Kabupaten Malang.

Korban tidak perlu membayar karena dilakukan di RSUD setempat.

“Bagi ortu dari kalangan tidak mampu jadi berat mengeluarkan uang Rp 1 juta,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved