Malang Raya

Siapa Saja yang Berusaha Menutupi Dugaan Pelecehan Anak di Malang Terancam Penjara Maksimal 5 Tahun

Pihak yang berupaya menutupi dugaan pelecehan yang dilakukan IM kepada puluhan siswa SDN Kauman 3 Kota Malang bisa dipidana.

Siapa Saja yang Berusaha Menutupi Dugaan Pelecehan Anak di Malang Terancam Penjara Maksimal 5 Tahun
Kompas.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pihak yang berupaya menutupi dugaan pelecehan yang dilakukan IM kepada puluhan siswa SDN Kauman 3 Kota Malang bisa dipidana.

Sesuai UU 35/2014, setiap orang yang berupaya menutupi kasus kekerasan s3ksual terhadap anak bisa dipidana maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta.

“Itu pesan moral yang saya sampaikan kepada kepala SDN Kauman 3 tadi,” kata Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia usai bertemu pihak SDN Kauman 3 Kota Malang, Senin (18/2/2019).

Arist mengungkapkan berdasar penjelasan pihak sekolah, IM mengaku telah melakukan pencabulan kepada beberapa siswa.

Pihak sekolah juga telah memanggil korban dan wali murid korban untuk menggali keterangan lebih jelas.

Hasilnya, ada 20 siswa lebih yang mengaku menjadi korban pelecehan yang dilakukan IM.

“Minimal IM meraba beberapa kali. Tapi saat bersamaan, dia juga melakukan pencabulan dengan menyentuh alat genetalia korban,” katanya.

Arist mendorong banyak korban yang lapor ke kepolisian.

Dari 20 orang korban lebih yang mengaku menjadi korban, baru dua orang yang melapor.

“Itu yang akan kami kerja samakan dengan kepolisian. Jika korbannya banyak, tuntutannya nanti juga akan maksimal,” imbuhnya.

Sebelumnya, IM telah dipindah ke UPT Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Malang.

“Kami perlu memeriksa korban dahulu soal apa yang diterima korban, dan kronologinya bagaimana.”

“Setelah itu baru kami mengarah ke terlapor,” ucap AKP Komang Yogi, Kasatreskrim Polres Malang Kota pada Sabtu (16/2/2019).

Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved