Malang Raya

Polemik Coban Sewu, Pemkab Malang Singgung Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86/2013

Coban Sewu menimbulkan polemik antara Pemkab Malang dan Pemkab Lumajang.

Polemik Coban Sewu, Pemkab Malang Singgung Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86/2013
benni indo
Air terjun ini disebut warga Lumajang sebagai Tumpak Sewu. Sedangkan warga Malang menyebutnya Coban Sewu. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN  - Coban Sewu menimbulkan polemik antara Pemkab Malang dan Pemkab Lumajang.

Pemkab Lumajang sempat  mengklaim Air Terjun Coban Sewu berada di wilayah Lumajang.

Bahkan Pemkab Lumajang memasukkan Coban Sewu dalam lomba Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.

Setahun kemudian, Pemkab Lumajang kembali mengklaim Coban Sewu.

Saat itu Coban Sewu menjadi juara Terbaik 1 Anugerah Wisata Jawa Timur 2018 Kategori Daya Tarik Wisata Alam.

Pemkab Malang sudah melayangkan surat protes kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim mengenai polemik itu.

Namun sampai sekarang belum ada putusan kongkrit sebagai jalan tengah terkait polemik ini.

Sekretaris Disparbud Kabupaten Malang, Muhammad Rofiq menjelaskan wana wisata Coban Sewu secara georgrafis masuk wilayah Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

“Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86/2013 tentang Batas Daerah Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang, lokasi Wisata Air Terjun Coban Sewu berada di Kabupaten Malang,” ungkap Rofiq kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (20/2/2019).

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved