Malang Raya

Ternyata, Pelaku Pencurian Uang Di Ponpes Al Ishlahiyah Singosari Malang Seorang Mahasiswi

Uang hasil curian digunakan pelaku untuk berbelanja pakaian di tempat perbelanjaan dan untuk berobat di Rumah Sakit.

Ternyata, Pelaku Pencurian Uang Di Ponpes Al Ishlahiyah Singosari Malang Seorang Mahasiswi
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Polsek Singosari rilis pelaku pencurian uang SPP Santri di Pondok Pesantren Al Ishlahiyah Singosari Malang, Rabu (20/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Pelaku pencurian di Pondok Pesantren Al Ishlahiyah Singosari, Kabupaten akhirnya memberikan pengakuan terkait alasan dirinya mencuri. Pelaku bernama Siska (21) itu mencuri karena alasan kebutuhan ekonomi.

Dihadapan media, pelaku tidak banyak memberikan jawaban dan hanya berdiri sembari menundukkan kepala. "Saya mohon maaf, saya menyesal telah melakukan perbuatan ini," kata pelaku yang juga Mahasiswa di salah satu kampus negeri di Kota Malang

Sementara Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono menjelaskan, uang hasil curian digunakan pelaku untuk berbelanja pakaian di tempat perbelanjaan dan untuk berobat di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

"Katanya pelaku ini sakit. Setelah kami telusuri benar, hasil pencurian itu sebagian dibuat bayar ke RS UMM melalui nota yang kami temukan," ucapnya, Rabu (20/2/2019).

Dari hasil penelusuran, Polisi mengamankan barang bukti berupa baju, tas, uang senilai Rp 146 Juta, Sandal, Sepeda Motor Honda, HP Samsung A7 dan nota-nota pembelian beserta kartu ATM.

Pelaku juga sempat membuang beberapa baju dan tas di Jembatan Kaliketek, Bengawan Solo, Kabupaten Tuban untuk menghilangkan barang bukti.

"Jadi sebelum ditangkap, pelaku sempat mengirimkan uang hasil curian itu melalui pengiriman ekspedisi senilai Rp 146 Juta. Hal itu dilakukan karena pelaku merasa takut setelah melihat berita di medsos dan komentar netizen," paparnya.

Di sisi lain, Supriyono menjelaskan, kini pihaknya masih melakukan penyidikan terkait kasus ini. Hal itu dikarenakan, pihak Ponpes Al Ishlahiyah tidak memberikan secara pasti jumlah uang yang dicuri oleh Siska tersebut.

"Kemarin itu katanya Rp 130 Juta, tapi pelaku mengembalikan Rp 146 Juta. Kemudian pihak Ponpes mengaku telah kehilangan Rp 213 Juta. Jadi masih simpang siur. Untuk itu kami akan lakukan pendalaman lagi," ucapnya.

Atas kejadian itu, pelaku akan dikenai Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved