Malang Raya

Tetangga Tanya Kondisi Sapi, Dijawab Sabetan Celurit hingga Tewas

lelaki yang tewas tersebut ialah Slamet (41), warga Jalan Mayjen Sungkono Gang IX RT 02 RW 04 Kelurahan Buring, Kota Malang.

Tetangga Tanya Kondisi Sapi, Dijawab Sabetan Celurit hingga Tewas
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi menunjukan tersangka pembunuhan, SA (56) yang menyerahkan diri di Mapolsek Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (20/2/2019). Warga Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang itu membunuh tetangganya, Samsul. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Warga Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang dibuat geger dengan penemuan jasad laki-laki yang tewas di samping tempat pembakaran batu bata pada Rabu (20/2/2019).

Setelah diketahui, lelaki yang tewas tersebut ialah Slamet (41), warga Jalan Mayjen Sungkono Gang IX RT 02 RW 04 Kelurahan Buring, Kota Malang.

Samsul tewas setelah tewas dibacok oleh Sahri (56), tetangganya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi menjelaskan, tersangka dendam kepada korban lantaran sapinya mati akibat diduga diracuni oleh korban.

Setelah itu, tersangka menyimpan amarah kepada korban hingga pada akhirnya tersangka membacok korban dua kali di bagian kepala.

"Tersangka menghabisi nyawa korban dengan membacok kepala di bagian wajah dan leher dengan menggunakan sebilah clurit sepanjang 50 Cm," ucapnya.

Kompol Suko menjelaskan, pada saat kejadian pembacokan itu, tersangka pada waktu itu sedang bekerja membuat batu bata.

Kemudian, korban datang dengan membawa kayu untuk dijadikan bahan pembakaran batu bata.

Setelah itu, korban bertanya kepada tersangka dengan menanyakan kondisi sapi milik korban.

Merasa omongan korban itu seperti mengejek, tersangka akhirnya emosi dan menunggu korban datang lagi untuk mengantar kayu.

Setelah korban datang, tersangka langsung membacok leher korban hingga korban terjatuh bersender di tempat pembakaran batu bata.

Kemudian, tersangka membacok kembali bagian wajah korban hingga korban tak berdaya dan akhirnya meninggal di lokasi kejadian.

"Jadi, dua minggu lalu tepatnya hari jumat (8/2/2019) tersangka mendapati korban telah membuang cairan di kandang sapi milik tersangka. Keesokan harinya satu sapi sakit dan kata dokter hewan sapi itu keracunan sebelum hari minggunya mati," paparnya.

Setelah menghabisi nyawa korban, tersangka kemudian menyerahkan diri ke Polsek Kedungkandang dengan didampingi tetangganya.

Akibat perbuatan itu, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman 12 tahun penjara.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved