Malang Raya

Pemkab Malang Sampaikan SPPT PBB P2

Pemkab Malang secara resmi menyampaikan SPPT PBB-P2 Tahun 2019 dalam Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2

Pemkab Malang Sampaikan SPPT PBB P2
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Penyampaian SPPT PBB-P2 Tahun 2019 dalam Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 di Pendopo Peringgitan Kabupaten Malang, Jumat siang (22/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Pemkab Malang secara resmi menyampaikan SPPT PBB-P2 Tahun 2019 dalam Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 di Pendopo Peringgitan Kabupaten Malang, Jumat (22/2/2019).

Turut hadir dalam acara, Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi juga melaunching Aplikasi Perpajakan Daerah.

Sanusi menerangkan upaya Pemkab Malang dalam meningkatkan pemasukan pemasukan Pajak Bumi dan Bangunan bukanlah perkara yang mudah.

Sanusi menganalogikan Sehebat apapun kinerja petugas pengelola Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), kunci keberhasilannya terletak pada kesadaran, dan ketaatan para wajib pajak.

“Di era otonomi daerah sekarang ini, salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.”

“Di antaranya yakni bagaimana daerah dapat mengoptimalkan penggalian sumber-sumber pendapatan, yang dapat dimanfaatkan bagi penyelenggaraan pemerintahan,” ucap Sanusi kepada SURYAMALANG.COM.

Keoptimisan Sanusi terhadap pendapatan dari sektor pajak bukan tanpa alasan.

Pasalnya,  sebagaimana laporan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang pada tahun 2018, disebutkan bahwa penerimaan PBB-P2 sebesar 98,89% dari target yang ditetapkan.

Sebagai langkah mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, Pemkab Malang juga meluncurkan Aplikasi Perpajakan Daerah.

Aplikasi ini merupakan inovasi Bapenda dalam melakukan terobosan pembayaran perpajakan secara online untuk memenuhi tata kelola yang baik dan bersih.

“Semoga dengan adanya aplikasi tersebut dapat membantu kinerja Pemerintah, serta mempermudah pelayanan terhadap masyarakat,” harap Sanusi.

Di sisi lain, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Purnadi  menjelaskan penyampaian SPPT PBB P2 adalah bagian proses lanjutan, dari pemungutan pajak PBB P2 setelah SPPT ditetapkan dan dicetak oleh Bapenda.

Tahun 2019 ini, sudah tercetak SPPT sebanyak 1.391.163 obyek pajak dengan pokok ketetapan sebesar Rp 79,6 miliar, bila dibandingkan dengan tahun lalu terdapat peningkatan pokok ketetapan pajak sebesar 14,26% atau Rp 9,9 miliar.

“Tahun 2018 total penerimaan pajak daerah tercapai sampai Rp 281,1 miliar atau 118,20% dan angka tersebut telah melampaui target yang ditetapkan, namun dari sektor pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotaan dapat tercapai 98,89% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 63,8 miliar,” tutur Purnadi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved