Kabar Surabaya

Setiawan Jong Diduga Rugikan Negara Rp 5 Miliar usai Suruh 230 Ketua RT se-Surabaya Bikin Proposal

Tersangka mark up pengadaan barang dan jasa program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya tahun 2016, Agus Setiawan Jong.

Setiawan Jong Diduga Rugikan Negara Rp 5 Miliar usai Suruh 230 Ketua RT se-Surabaya Bikin Proposal
Syamsul Arifin
Tersangka mark up pengadaan barang dan jasa program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya tahun 2016, Agus Setiawan Jong, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Surabaya, Senin (25/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tersangka mark up pengadaan barang dan jasa program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya tahun 2016, Agus Setiawan Jong, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Surabaya, Senin (25/2/2019).

Agus datang mengenakan rompi berwarna hijau saat keluar dari mobil hitam pada pukul 11.00 WIB. Dia hanya tersenyum saat disambut oleh awak media.

“Bantu doa ya, supaya tidak ada apa-apa,” katanya lalu menuju lantai dua Kantor Kejari Tanjung Perak. 

Usai melengkapi administrasi, Agus kembali menuju mobil yang membawanya menuju Rutan Kejati Jatim. Dia hanya melontarkan senyum saat ditanya kembali oleh awak media.

Terpisah, penasehat hukum terdakwa, Gusti Prasetyo Utomo, mengaku kliennya saat berada di lantai dua ditanya terkait keterlibatan dirinya.

“Selain itu, Pak Agus juga ditanya soal jumlah kerugian negara atas kasus ini,” ungkap Gusti.

Dia juga membenarkan terkait berkas jaksa yang memuat klarifikasi dari beberapa anggota DPRD Kota Surabaya. Namun saat ditanya perihal jumlah dan siapa saja nama anggota dewan itu, Gusti enggan menjelaskan.

“Ada beberapa anggota dewan lintas partai. Soal nama maupun jabatan, tidak disebut secara spesifik,” sambung Gusti.

Diberitakan sebelumnya, dalam perkara ini, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan mengkoordinir 230 Rukun Tetangga (RT) se-Surabaya.

Mereka diminta mengajukan proposal untuk pengadaan tenda, kursi dan sound system. Oleh tersangka, proposal itu diajukan ke anggota dewan untuk disetujui. Dana pengadaan itu diambil dari dana Jasmas.

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved