Travelling

Ada yang Salah pada Penulisan Huruf Kanji di Taman Jayengrono, Surabaya

Ada yang salah pada penulisan huruf Kanji atau huruf Jepang di Taman Jayengrono, Surabaya.

Ada yang Salah pada Penulisan Huruf Kanji di Taman Jayengrono, Surabaya
SURYAMALANG.COM/Pipit Maulidiya
Tulisan yang salah di Taman Jayengrono, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ada yang salah pada penulisan huruf Kanji atau huruf Jepang di Taman Jayengrono, Surabaya.

Kesalahan itu diungkap Lintang Suminar di Surat Pembaca Harian Surya.

Dalam Surat Pembaca itu, awalnya warga Puri Indah Asri, Sidoarjo itu menulis kekaguman penataan Taman Jayengrono.

Dia mengapresiasi Pemkot Surabaya yang sudah memasang petunjuk terkait fasilitas taman.

Namun, Lintang juga mengkritisi soal tulisan Jepang ‘Jagalah Kebersihan’ di taman tersebut.

Berikut ini tulisan Lintang di Surat Pembaca Surya :

“Keberadaan taman di sejumlah sudut Kota Surabaya makin membuat masyarakat nyaman. Tak hanya untuk menikmati udara segar karena banyak pepohonan, tetapi juga bisa menmanfaatkannya untuk acara keluarga yang murah meriah.

Dan untuk menjaga kenyamanan masyarakat, petugas sudah memberi petunjuk terkait fasiltas taman serta himbauan untuk menjaga kebersihan.

Yang menarik, petunjuk untuk menjaga kebersihan itu disampaikan dalam berbagai bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Jepang. Tetapi, sayangnya ada yang salah pada penyampaian dalam bahasa Jepang

Yang tertera di situ artinya BUKAN JAGALAH KEBERSIHAN, melainkan TOILET PEREMPUAN. 

女性用トイレ (baca: Josei-yō toire) artinya Toilet Perempuan.

Mohon perhatian Dinas Perhubungan atau dinas terkait yang memajang petunjuk ini untuk segera merubahnya agar warga Jepang yang sedang berada di Taman Jayengrono tidak malah kebingungan saat mencari TOILET.”

Kepala UPTD Taman DKRTH Surabaya, Pramudita mengakui memang ada kesalahan pada penulisan ‘Jagalah Kebersihan’ di papan informasi di Taman Jayengrono.

Pramudita berjanji akan segera memperbaiki, dan menutup sementara tulisan Jepang yang salah tersebut.

“Kami perbaiki. Untuk sementara, tulisan Jepang-nya ditutup dulu,” kata Pramudita.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved