Kabar Pamekasan

Penjaga Gudang Tembakau Di Pamekasan Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Diduga Korban Pembunuhan

Belum diketahui pasti, apakah korban yang sehari-hari sebagai penjaga gudang itu mati karena tercebur sendiri atau mati karena tindakan orang lain.

Penjaga Gudang Tembakau Di Pamekasan Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Diduga Korban Pembunuhan
suryamalang.com/Muchsin
Petugas mengevakuasi jenazah penjaga gudang tembakau dari dalam sumur di Pamekasan 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Sugeng (45) warga Jl Stadion Kelurahan Lawangan Daja Kecamatan Pademawu, Pamekasan, ditemukan tewas di dalam sumur kedalaman 10 meter di sekitar rumahnya di area pergudangan tembakau, Selasa (26/2/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.

Belum diketahui pasti, apakah korban yang sehari-hari sebagai penjaga gudang itu mati karena tercebur sendiri atau mati karena tindakan orang lain. Dan itu masih dalam penyelidikan aparat Polres Pamekasan.

Namun, ketika jenazahnya dievakuasi, di leher korban terdapat luka gores senjata tajam sepanjang 5 cm dan lebar 3 cm. Begitu juga di dasar sumur, petugas menemukan sebilah gagang pisau. Sementara pisaunya tidak ada.

Untuk mengungkap kasus itu, Polres masih meminta keterangan Sudewo (62), kakak kandung korban yang keseharinya sebagai penjual nasi di pinggir jalan depan area pergudangan tempat korban sehari-hari bekerja.

Sementara menurut sumber informasi di lokasi kejadian, sebelum korban ditemukan tewas, sekitar pukul 04.00 WIB korban masih ngobrol dengan Sudewo. Satu jam kemudian, Sudewo mencari korban dan memanggil-manggil namanya, namun tidak ada jawaban.

Meski dicari di sekitar rumahnya, korban tidak ada, sehingga Sudewo mendatangi sumur tua yang sudah lama tidak dipakai untuk melihat ke dalam sumur.

Kebetulan air sumur itu penuh air sedalam sekitar 3 meter dari bibir sumur. Sudewo curiga dan kaget melihat sandal jepit korban mengapung di permukaan air sumur. Lalu Sudewo memberitahu saudara perempuannya yang tinggal serumah dengan korban.

Kemudian kabar penemuan jenazah korban menyebar ke warga sekitar hingga ke petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan dan Polres Pamekasan untuk minta bantuan agar jenazah korban di dalam sumur diangkat.

Koordinator Tim Rekasi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, Selasa (26/2/2019) mengatakan, sekitar pukul 06.30 pihaknya mendapat telepon dari warga minta bantuan dan memberitahu seseorang yang diduga berada di dalam sumur.

Selanjutnya Budi Cahyono bersama timnya meluncur ke lokasi dan di sana sudah terdapat sejumlah anggota Polres dan Polsek Pademawu. Karena airnya penuh, maka mendatangkan mesin penyedot air untuk dikuras hingga dari dasar sumur terlihat jenazah korban.

Tapi demi keselamatan, karena pihaknya belum mengetahui pasti, apakah  sumurnya berbahaya atau tidak, pihaknya menghubungi tim SAR Brimob Kompi A, Pamekasan, untuk minta bantuan mengangkat jenazah korban.

Sehingga dengan peralatan sesuai standar, salah seorang anggota Brimob turun mengangkat jenazah korban, untuk dibawa ke RSUD Pamekasan, guna dilakukan otopsi.

Wakapolsek Pademawu Pamekasan, Ipda Nanang HP yang dimintai konfirmasinya mengatakan, pihaknya masih belum bisa memberikan penjelasan mengenai tewasnya korban di dalam sumur. Karena kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Penulis: Muchsin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved