Kabar Tuban

Petani Jual Empat Sapi Bantuan di Tuban Akhirnya Kembalikan Uang Rp 53 Juta

Ismoyo (60), warga Desa Sidorejo Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Surabaya karena menggelapkan bantu

Petani Jual Empat Sapi Bantuan di Tuban Akhirnya Kembalikan Uang Rp 53 Juta
suryamalang.com
Ismoyo (60), warga Desa Sidorejo Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, terdakwa penjualan empat ekor sapi bantuan ternak tahun 2015. 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Ismoyo (60), warga Desa Sidorejo Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Surabaya karena menggelapkan bantuan ternak sapi tahun 2015.

Ia menjual empat dari 10 ekor sapi yang diterima oleh kelompok tani. 

"Sudah dikembalikan hasil sapi yang dijualnya, kerugian negara Rp 53 juta sudah kembali. Kasus ini kami tangani 28 Desember 2018," Kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tuban, Nurhadi, kepada wartawan, Senin (25/2/2019). 

Dia menjelaskan, modus pelaku menjual adalah membohongi empat anggota lainnya yang merawat sapi.

Seolah-olah sapi tersebut akan dirawatnya dan memberi uang senilai Rp 1,5 juta kepada masing-masing empat orang, semacam uang lelah saat merawat. 

Namun ternyata justru sapi telah dijual. Sedangkan sisa enam sapi lainnya masih utuh. 

"Modusnya begitu, bilang kalau sapi mau dirawat ternyata dijual, enam sapi lainnya masih, empat yang dijual, tapi kerugian negara sudah dikembalikan," ungkapnya.

Nurhadi menambahkan, sidang terakhir adalah Rabu pekan lalu yaitu agenda pemeriksaan 10 saksi, ada anggota poktan dan dua anak pelaku juga turut dihadirkan.

Kemudian Rabu lusa akan diagendakan sidang pemeriksaan saksi ahli, meliputi dari dinas terkait dan juga ahli.

"Rabu besok sidang agenda pemeriksaan dari dinas dan juga ahli, di Tipikor Surabaya tentunya," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku bisa dijerat pasal 2 UU Tipikor dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, atau denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. 

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved